Kategori: DAERAH

  • Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan 9 orang lainnya, termasuk Kepala Desa Sukadami Haji Kunang, terjaring OTT KPK.

     

    Kamis, 18 Desember 2025|vibrasinews.com –

     

    Mereka diduga terlibat kasus pemerasan dan suap proyek yang melibatkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi.

     

    Ade Kuswara, yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, dan ayahnya disinyalir terkait dugaan suap proyek. “Posisinya bisa sebagai pemberi, bisa juga sebagai penerima,” kata sumber di KPK.

     

    KPK menyegel sejumlah ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk ruang kerja Bupati Bekasi, untuk mengamankan barang bukti. Ade Kuswara langsung digelandang ke Gedung Merah Putih KPK setelah ditangkap.

     

    OTT ini masih berlangsung, dengan upaya pengejaran terhadap Kepala Kejari Kabupaten Bekasi. Masyarakat menantikan perkembangan kasus ini.

     

    Dilansir dari Sumber KPK ,Redaksi Vibrasi News.com Menyampaikan

  • Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Purworejo Putus, Masyarakat Harap Perbaikan Segera

    Purworejo Minggu 14 Desember 2025|vibrasinews.com –

    Jembatan gantung penghubung antara Desa Sidomulyo dan Tanjung Anom, Kecamatan Butuh, Purworejo, putus pada Minggu (14/12/2025) pukul 09.00 WIB. Putusnya jembatan ini disebabkan oleh putusnya penggikat antara dua tiang jembatan gantung.

     

    Seorang saksi warga sekitar, YT, menyatakan bahwa ada masyarakat yang kebetulan lewat dengan menggunakan sepeda motor ikut terjatuh dan mengalami luka-luka ringan.

    Masyarakat dan dua kepala desa penghubung jalan desa berharap agar pihak terkait, khususnya Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Purworejo, segera menindaklanjuti dan memperbaiki jembatan tersebut agar dapat digunakan kembali untuk kepentingan masyarakat bersama.

     

    Jembatan gantung ini merupakan akses penting bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari, dan putusnya jembatan ini menyebabkan kesulitan bagi masyarakat.

     

    Diharapkan kepada aparatur pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti laporan dari Masyarakat atas Putus nya Tali jembatan Gantung tesebut , Mengingat Akses Jalan sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat sekitar selaku pengerak roda ekonomi Di daerah .

    Disampaikan Redaksi Vibrasi News.com

  • Family Gathering Desa Way Perancang: Kebersamaan Membangun Kebahagiaan

    Vibrasinews.com -Lampung Utara

     

    Pada tanggal 14 Desember 2025, aparatur Desa Way Perancang, Kec. Abung Kunang, Kab. Lampung Utara, mengadakan acara family gathering yang berkesan di Pantai Bagus Beach, Kalianda. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar perangkat desa beserta keluarga mereka, sekaligus sebagai momen untuk bersantai dan menikmati keindahan pantai Lampung Selatan.

    Acara yang bertema “Bersama, Kita Lebih Bahagia” ini dihadiri oleh seluruh jajaran aparatur desa beserta keluarga.semangat kebersamaan dan kebahagiaan tetap terpancar dari wajah para peserta. Berbagai kegiatan menarik diselenggarakan, mulai dari jalan-jalan di pantai, permainan pantai, hingga ramah tamah yang diisi dengan berbagai hiburan.

     

    Perwakilan dari aparatur Desa Way Perancang menyampaikan bahwa kegiatan family gathering ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun. “Kami berharap, melalui kegiatan ini, kekompakan dan semangat kerja sama antar aparatur desa semakin meningkat. Dengan begitu, kami dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

     

    Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menikmati keindahan Pantai Bagus Beach Kalianda yang mempesona. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi semangat kerja dan kebersamaan aparatur Desa Way Perancang.

     

    Acara family gathering ini berjalan sukses dan lancar berkat kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus diadakan setiap tahun untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kinerja aparatur desa.

    Darmawan

  • KELANGKAAN GAS 3KG. DIWILAYAH ACEH TIMUR – PROV ACEH .

    Aceh Timur Minggu 14 Desember 2025|vibrasinews.com –

     

    Banjir bandang yang melanda Provinsi Aceh, khususnya Aceh Timur, telah menyebabkan kelangkaan gas LPG ukuran 3kg. Masyarakat terpaksa mengantre panjang untuk mendapatkan pasokan gas, namun seringkali gas habis sebelum giliran mereka tiba. Kondisi ini memaksa masyarakat menggunakan kayu bakar sebagai alternatif memasak.

    Jembatan Putus Ganggu Suplai menjadi salah satu faktor utama kelangkaan LPG di Aceh. Jembatan Kutablang yang menjadi jalur inti pengangkutan LPG dari Terminal Arun Lhokseumawe menuju kabupaten/kota di wilayah timur dan barat Aceh rusak, sehingga mengganggu distribusi LPG ¹.

     

    Warga Aceh Timur terpaksa membawa tabung gas 3kg dari rumah mereka karena stok gas bersubsidi sulit ditemukan di wilayah pascabanjir. Harga eceran gas mulai merangkak naik, dan beberapa titik sama sekali tidak mendapat suplai sejak banjir meluas.

     

    Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat memperhatikan kebutuhan pokok masyarakat dampak banjir bandang, khususnya di wilayah Aceh Timur. Masyarakat berharap pasokan gas segera dipulihkan untuk memudahkan aktivitas memasak sehari-hari.

    Informasi Dari Badan Advokasi Indonesia wilayah Aceh Timur Disampaikan Redaksi Vibrasi News.com

  • One Year One Book; Tumbuhkan Budaya Literasi Ala SMAN 1 Abung Tengah

    Vibrasinews.com

    Lampung Utara — SMA Negeri 1 Abung Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menguatkan budaya literasi melalui kegiatan Panen Karya Literasi bertema buku “Atomic Habits” karya James Clear pada Rabu (10/12). Kegiatan ini dilaksanakan setelah seluruh rangkaian ujian semester berakhir sebagai tindak lanjut program unggulan sekolah, One Year One Book, yang telah berjalan sepanjang tahun.

    Dalam kegiatan panen karya ini, para siswa menampilkan beragam produk literasi, mulai dari bedah buku yang dipresentasikan langsung oleh siswa, pohon literasi yang berisi rangkuman pesan dan kebiasaan baik dari buku “Atomic Habits”, hingga resensi kreatif yang didesain dengan media Canva.

    Bedah buku menjadi sesi yang paling menantang bagi para siswa. Mereka menyampaikan analisis isi buku dengan gaya presentasi yang beragam mulai dari pemetaan konsep, cuplikan studi kasus, hingga penerapan konsep habit stacking dan 1% improvement dalam kehidupan sehari-hari.

    Sementara itu, kreativitas yang sangat tinggi juga tak kalah ditampilkan pada pohon literasi yang berdiri di halaman sekolah dipenuhi dedaunan kertas berisi kutipan inspiratif yang ditulis siswa, menggambarkan refleksi mendalam mereka terhadap isi buku. Sedangkan analitis dalam media tulis dituang oleh para siswa dalam bentuk resensi buku Atomic Habits.

    Kepala SMA Negeri 1 Abung Tengah, Ibu Media Sari Putri, S.Pd., M.M., mengapresiasi karya siswa yang dinilai menunjukkan perkembangan positif dari program One Year One Book.

    “Panen Karya ini bukan hanya bentuk selebrasi literasi, tetapi juga bukti bahwa siswa kita mampu mengubah kebiasaan kecil menjadi prestasi besar. Melalui kegiatan ini, saya melihat bagaimana siswa menuangkan hasil baca mereka melalui beberapa media seperti pohon literasi, resensi dan presentasi bedah buku. Inilah yang kami harapkan dari program One Year One Book literasi yang benar-benar berdampak pada karakter,” ujar beliau.

    Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dikembangkan sehingga peserta didik tidak hanya membaca, tetapi juga mampu menunjukkan critical thinking, kreativitas, dan keberanian menyampaikan gagasan di depan publik.

    Program One Year One Book sendiri merupakan upaya sekolah dalam membangun budaya baca berkelanjutan melalui kegiatan membaca satu buku wajib per tahun, pendampingan literasi, dan publikasi karya siswa. Panen karya “Atomic Habits” menjadi salah satu bentuk puncak gerakan literasi sekaligus ruang apresiasi bagi kreativitas peserta didik.

    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMA Negeri 1 Abung Tengah berharap siswa semakin memahami pentingnya membangun kebiasaan baik sejak dini serta memiliki motivasi berkelanjutan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

    Darmawan

  • Camat Abung Tinggi Bapak Ibrahim Haji, S.IP. Pimpin Rapat Koordinasi, Dorong Sinergi Antar Instansi untuk Pembangunan Masyarakat

    Vibrasinews.com

    Lampung Utara, 11 Desember 2025 – Camat Abung Tinggi Bapak Ibrahim Haji, S.IP. secara langsung memimpin rapat koordinasi yang diadakan pada hari Kamis, 11 Desember 2025 di Kantor Kecamatan Abung Tinggi. Acara ini ditujukan untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama yang efektif antar berbagai instansi, lembaga, serta kepala desa sekecamatan dalam menjalankan tugas dan layanan kepada masyarakat.

    Hadir dalam rapat tersebut adalah kepala desa sekecamatan, perwakilan Danramil, Kapolsek, Kepala KUA, perwakilan Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Puskesmas, Tim Pengrak PKK, Pendamping PKH, Pendamping Desa, dan perwakilan TKSK.

     

    Dalam sambutannya, Bapak Ibrahim Haji, S.IP. menyampaikan pentingnya kolaborasi yang erat antar semua pihak untuk merespons kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan yang merata di Kecamatan Abung Tinggi. “Kita semua memiliki tugas yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui sinergi ini, kita bisa mengoptimalkan sumber daya dan menghindari tumpang tindih pekerjaan,” ujarnya.

     

    Selama rapat, para peserta membahas berbagai agenda kunci, antara lain peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui Puskesmas, program pendukung pertanian dan perikanan,serta implementasi program pemberdayaan keluarga dan masyarakat miskin seperti PKH dan program PKK.

     

    Rapat ini diakhiri dengan foto bersama, serta kesepakatan untuk menangani beberapa agenda prioritas dan menjadwalkan koordinasi berkala dengan mengundang dinas-dinas terkait guna memantau perkembangan pelaksanaan program.

    Redaksi Vibrasi News.com

     

     

    Darmawan

  • Rakernas Akpersi 2025 Bahas Transformasi Digital Pers, DPC Lampung Utara Nyatakan Dukungan Penuh

    Lampung Utara 11 Desember 2025|vibrasinews.com

    DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) gelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025. Giat diadakan pada 10 Desember 2025 di Villa Lembah Resort Permai, Cipanas, Puncak Bogor.

    Kegiatan ini menjadi momentum penting konsolidasi nasional AKPERSI dalam memperkuat profesionalisme dan integritas insan pers di era digital.

    Rakernas yang mengusung tema “Transformasi Jurnalis Digitalisasi, Konten Kreator Bukan Jurnalis” tersebut dihadiri oleh para ketua DPD, DPC. Serta, jajaran pengurus dari 33 provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

    Ketua DPC AKPERSI Lampung Utara, Ashari, menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Rakernas 2025. Menurutnya, kegiatan ini sebagai langkah penting untuk menyatukan visi jurnalis di seluruh Indonesia.

    “Kami dari DPC Lampung Utara mendukung penuh Rakernas yang diselenggarakan DPP. Tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi pers saat ini. Transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan kompetensi, supaya jurnalis tetap berada pada rel profesionalisme dan tidak tergerus oleh maraknya konten kreator yang bukan bagian dari profesi jurnalistik,” ujar Ashari.

    Ia menambahkan bahwa Rakernas ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat solidaritas organisasi, dan mempertegas posisi AKPERSI dalam menjaga marwah pers.

    Menurut Ashari, momen ini merupakan konsolidasi moral dan penguatan organisasi, untuk memperkuat profesionalisme pers.

    Dalam menyikapi era digital, dan merumuskan rekomendasi organisasi melalui forum diskusi nasional, dan penyusunan rekomendasi strategis.

    Rakernas 2025 digelar sebagai agenda rutin DPP AKPERSI yang berkesinambungan. Kegiatan ini menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong terbentuknya pers yang profesional, independen, dan berintegritas. Serta mampu beradaptasi menghadapi tantangan digitalisasi.

    “Rakernas adalah konsolidasi moral, sekaligus momentum menyatukan langkah agar pers tetap independen, bermartabat, dan berintegritas,” tegasnya.

    Sekretaris DPC AKPERSI Lampung Utara, Iwan Riadi, SH, menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi jurnalis di lapangan, terutama di tengah meningkatnya dinamika pemberitaan di era digital.

    “Digitalisasi memberikan banyak kemudahan, tetapi juga membuka celah risiko bagi jurnalis. Karena itu, AKPERSI perlu terus memperjuangkan perlindungan dan kepastian hukum bagi insan pers,” ujar Iwan Riadi.

    Ia juga menilai Rakernas 2025 menghasilkan rumusan-rumusan penting yang akan memperkuat peran AKPERSI di daerah.

    “Rekomendasi yang dihasilkan rakernas sangat bermanfaat untuk memperkuat fungsi organisasi di tingkat DPC. Kami siap menjalankan hasil Rakernas untuk meningkatkan kualitas dan keberpihakan terhadap jurnalis,” tambahnya.

    Dengan terlaksananya Rakernas 2025, AKPERSI menegaskan komitmennya dalam menghadapi tantangan dunia pers modern melalui konsolidasi nasional dan penguatan kompetensi jurnalis.

    DPC Lampung Utara menyatakan siap mengikuti seluruh arahan dan program strategis hasil Rakernas untuk membangun pers yang lebih profesional dan berintegritas.

    Disampaikan Redaksi Vibrasi News.com

  • Jembatan Kritis di Aceh Timur Terabaikan, Warga Khawatirkan Jalur Evakuasi

    Aceh Timur 4 Desember Tahun 2025|vibrasinews.com –

     

    Warga di dua desa, Seuneubok Rambong dan Kampung Jalan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait kondisi sebuah jembatan vital yang menghubungkan kedua wilayah mereka. Jembatan ini, menurut warga, berada dalam kondisi memprihatinkan dan belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat selama bertahun-tahun.

     

    Jembatan tersebut bukan sekadar penghubung antar desa, melainkan juga jalur evakuasi utama bagi masyarakat setempat, terutama saat terjadi bencana alam seperti banjir. Kondisinya yang rusak parah menimbulkan kekhawatiran besar, mengingat pentingnya akses cepat dan aman dalam situasi darurat.

     

    “Setiap tahun kami berharap ada perbaikan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujar salah seorang warga Kampung Jalan. “Jembatan ini sangat penting bagi kami, apalagi kalau ada banjir, ini satu-satunya jalan untuk menyelamatkan diri.”

     

    Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan ini. Mereka menekankan bahwa infrastruktur dasar seperti jembatan evakuasi harus menjadi prioritas utama demi keselamatan dan kesejahteraan warga. Kondisi jembatan yang rapuh tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa jika tidak segera ditangani.

    Dari Aceh Timur Kecamatan Nurussalam Redaksi Vibrasi News.con bekerja sama dengan Badan Advokasi Indonesia di lapangan Melaporkan kan.

  • Banjir Landa Simpang Ulim, Warga Kekurangan Pangan dan Butuh Bantuan Mendesak

    Aceh Timur 3 Desember 2025|Vibrasi News.com –

    Banjir parah melanda Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, menyebabkan kerusakan signifikan dan krisis pangan bagi warga Desa Ara Kundo Cot. Data terbaru menunjukkan sekitar 20 rumah hanyut diterjang banjir, sementara 30 rumah lainnya mengalami kerusakan. Kondisi ini berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga (KK) di desa tersebut.

    Warga melaporkan bahwa hingga saat ini, belum ada bantuan yang datang baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Situasi semakin memprihatinkan karena ketersediaan bahan pangan yang sangat terbatas. “Saat ini, kami hanya bisa makan singkong dan pisang rebus,” ujar seorang warga Desa Ara Kundo Cot.

     

    Kebutuhan mendesak saat ini adalah pakaian dan bahan pangan. Warga sangat berharap pemerintah pusat segera memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka yang terdampak banjir. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dan tindakan cepat dari pihak terkait agar warga Simpang Ulim dapat segera pulih dari dampak banjir.

    Disampaikan oleh Badan Advokasi Indonesia Wilayah Aceh Timur bekerjasama dengan Redaksi Media Vibrasi News.com irhamsyah

  • Antrean Panjang BBM Di wilayah Aceh Timur,Dampak Pasca Banjir Bandang.  

    Selasa 2 Desember 2025|Vibrasinews.com

     

    Pantauan Badan Advokasi Indonesia Wilayah Aceh Timur Provinsi Aceh, Disampaikan Melalui Redaksi Media Vibrasi News.com

     

    Aceh Timur – Antrean panjang kendaraan bermotor terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, hari ini, 2 Desember 2025. Kondisi ini dipicu oleh dampak pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

    Menurut pantauan di lapangan, antrean didominasi oleh sepeda motor dengan jumlah diperkirakan mencapai seribuan unit. Antrean juga melibatkan sejumlah kendaraan roda empat yang turut mengantre untuk mendapatkan pasokan bahan bakar.

     

    Berdasarkan Laporan Pantauan Badan Advokasi Indonesia diwilayah Kecamatan Aceh Timur Kecamatan Julok,

    “Kondisi ini sangat memprihatinkan, warga kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari,” Badan Advokasi Indonesia Wilayah Kabupaten Aceh Timur berharap Pemerintah Daerah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

    Pihak SPBU setempat menyatakan bahwa pasokan BBM masih terbatas akibat terhambatnya distribusi pasca banjir. Mereka berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat secepatnya.

     

    Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran distribusi BBM ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir. Diharapkan, kondisi ini dapat segera teratasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

    Disampaikan Tim Investigasi Badan Advokasi Indonesia dilapanagan Bekerjasama dengan, Redaksi Vibrasi News.com Irhamsyah