Blog

  • Diduga Ada Aktor Intelektual di Balik Menjamurnya PKL GOR Gondrong, Warga Desak Aparat Bongkar Hingga ke Akar

    VIRAL

    Tangerang  5 juni 2026|vibrasinews.com

    Polemik keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan GOR Gondrong, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mempertanyakan mengapa aktivitas PKL yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga masih terus berlangsung meskipun berbagai upaya penertiban telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan aparat terkait.

     

    Sejumlah warga menilai persoalan tersebut tidak boleh hanya dilihat dari keberadaan para pedagang di lapangan. Menurut mereka, perlu dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga mengatur, mengoordinasikan, atau mengambil keuntungan dari aktivitas PKL yang beroperasi di kawasan tersebut.

     

    Menurut pandangan warga, apabila benar terdapat pihak yang mengatur lapak, mengoordinasikan pedagang, melakukan pungutan, atau mengendalikan aktivitas tertentu di area publik tanpa kewenangan yang sah, maka aparat penegak hukum perlu melakukan pendalaman secara profesional dan transparan.

     

    “Kami berharap aparat tidak hanya fokus pada pedagang kecil. Jika memang ada pihak yang diduga mengatur di belakang layar, harus diusut secara menyeluruh agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujar salah satu warga.

     

    Masyarakat juga menyoroti bahwa kawasan GOR Gondrong merupakan fasilitas umum yang seharusnya dapat dimanfaatkan secara tertib dan nyaman oleh seluruh warga. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran aturan daerah maupun tindakan yang berpotensi melanggar hukum perlu ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

     

    Secara hukum, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya tindakan pungutan liar, pemaksaan, ancaman, intimidasi, atau perbuatan lain yang melanggar hukum, maka penegak hukum dapat menerapkan ketentuan yang relevan berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.

     

    Pasal 368 KUHP mengatur mengenai pemerasan apabila seseorang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum memaksa orang lain dengan kekerasan atau ancaman.

     

    Pasal 335 KUHP dapat berkaitan dengan perbuatan memaksa orang lain secara melawan hukum.

    Pasal 310 dan 311 KUHP berkaitan dengan pencemaran nama baik dan fitnah apabila terdapat tuduhan yang tidak didukung bukti.

     

    Jika terdapat ancaman melalui media elektronik, aparat dapat mempertimbangkan ketentuan yang relevan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sesuai hasil penyelidikan dan unsur-unsur yang terpenuhi.

     

    Namun demikian, penting ditegaskan bahwa setiap dugaan harus dibuktikan melalui proses hukum. Tidak seorang pun dapat dinyatakan bersalah hanya berdasarkan opini, isu, atau dugaan yang berkembang di masyarakat. Asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati.

     

    Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang, aparat kecamatan, kelurahan, Satpol PP, dan aparat penegak hukum dapat terus berkoordinasi untuk mencari solusi yang berkelanjutan. Selain penertiban, masyarakat juga menginginkan adanya kepastian hukum dan transparansi apabila memang ditemukan pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

     

    Menurut warga, penataan kawasan publik akan lebih efektif apabila dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menyasar aktivitas di lapangan tetapi juga mengungkap setiap dugaan praktik yang menyebabkan persoalan terus berulang.

     

    “Kalau memang ada pelanggaran hukum, proses sesuai aturan yang berlaku. Kalau tidak ada, masyarakat juga perlu mendapatkan penjelasan yang jelas. Yang terpenting adalah kepastian dan ketertiban untuk kepentingan bersama,” ujar seorang tokoh masyarakat.

     

    Hingga berita ini ditulis, dugaan mengenai adanya “aktor intelektual” di balik aktivitas PKL GOR Gondrong masih sebatas dugaan dan belum terbukti melalui proses hukum. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan menahan diri dari tuduhan yang tidak didukung bukti dan menyerahkan proses pembuktian kepada aparat yang berwenang.

     

    Redaksi/ Red

  • Warga Nilai Penertiban PKL GOR Gondrong Berjalan Lambat, Masyarakat Menunggu Langkah Nyata

    BREAKING NEWS

    TANGERANG 5Juni 2026|vibrasinews.com  –

    Polemik penataan dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan GOR Gondrong, Jalan Sawa Dalam, kembali menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga menilai proses penertiban berjalan lambat dan belum menunjukkan hasil yang signifikan di lapangan.

     

    Menurut warga, berbagai surat edaran, imbauan, dan pemberitahuan mengenai rencana penertiban telah beberapa kali disampaikan kepada masyarakat. Namun, hingga kini mereka mengaku belum melihat perubahan yang benar-benar berdampak terhadap kondisi di kawasan tersebut.

     

    “Masyarakat sudah terlalu sering melihat surat edaran dan pemberitahuan.

    Yang kami harapkan adalah tindakan nyata dan langkah yang konsisten di lapangan, bukan sekadar pengumuman yang berulang,” ujar salah seorang warga Gondrong.

    Kekecewaan warga muncul karena persoalan PKL di kawasan GOR Gondrong telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

     

    Warga menilai bahwa setiap rencana penertiban seharusnya diikuti dengan pengawasan yang berkelanjutan agar tidak menimbulkan kesan bahwa kebijakan hanya berhenti pada tahap administrasi.

     

    Sebagai pejabat publik yang memiliki tanggung jawab terhadap ketertiban wilayah, masyarakat berharap pihak kecamatan, kelurahan, dan Satpol PP dapat menunjukkan langkah-langkah yang terukur serta memberikan penjelasan terbuka mengenai perkembangan penataan kawasan tersebut.

     

    Dalam pandangan masyarakat, persoalan ini bukan hanya soal keberadaan PKL, tetapi juga menyangkut ketertiban umum, kenyamanan lingkungan, akses pengguna jalan, serta kepastian pelaksanaan aturan yang berlaku bagi seluruh warga tanpa pengecualian.

     

    “Kalau memang ada aturan yang harus ditegakkan, maka tegakkan secara adil dan konsisten. Jika ada kendala, masyarakat juga berhak mengetahui apa kendalanya sehingga persoalan ini terus berlarut-larut,” kata warga lainnya.

     

    Masyarakat menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan harapan agar pemerintah dapat hadir dengan solusi yang efektif.

     

    Warga juga berharap adanya komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat agar setiap langkah yang diambil dapat dipahami secara jelas.

     

    Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu realisasi nyata dari berbagai rencana penataan yang telah disampaikan. Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penyampaian surat edaran, tetapi juga memastikan adanya pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang berkesinambungan.

     

    “Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji atau pemberitahuan. Yang ditunggu adalah tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung di lapangan,” ungkap salah seorang warga.

     

    Dengan terus berkembangnya perhatian publik terhadap persoalan ini, warga berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi terciptanya ketertiban, kenyamanan, dan kepastian bagi seluruh masyarakat Gondrong.

    RED: Vibrasi News.com

  • BREAKING NEWS* Warga Desa Sinar Ogan Digegerkan Penemuan Mayat Pria Bersimbah Darah di perkebunan Sawit.

    BREAKING NEWS

    Korban Dikenal Pemilik Orgen Tunggal Jalur Dua Kotabumi Selatan_ kini di temukan di TKP Bersimbah Darah di Perkebunan Sawit di Desa Sinar Ogan

    LAMPUNG UTARA – 2 juni 2026| Vibrasinews.com –

    Warga Desa Sinar Ogan , Kabupaten Lampung Utara digegerkan penemuan mayat seorang pria, Selasa malam, 2 Juni 2026. Korban teridentifikasi bernama Tony, yang disebut-sebut Pemilik organ tunggal di wilayah Jalur Dua, Kotabumi Selatan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir berangkat dari rumah dengan tujuan “maumikat ayam beruga” ( ayam Hutan ) di area Desa Sinar Ogan . Namun hingga malam tiba, Tony tidak kunjung kembali.

    Jasad Tony pertama kali ditemukan warga sekitar lokasi perkebunan sawit dalam kondisi meninggal dunia. Belum diketahui pasti penyebab kematian dan motif di balik peristiwa berdarah ini.

    Saat ini aparat kepolisian setempat telah turun ke lokasi kejadian, melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk proses visum. Identitas lengkap serta kronologi kejadian masih dalam pendalaman pihak berwajib.

    Pihak keluarga korban yang tinggal di Jalur Dua Kotabumi Selatan sudah mendapat kabar duka ini. Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga.

    Kasus ini menambah daftar kejadian kriminalitas di wilayah Lampung Utara yang meresahkan warga. Masyarakat Desa Sinar Ogan kini diminta lebih waspada saat beraktivitas malam hari, terutama di area sepi.

    Pihak kepolisian mengimbau warga yang memiliki informasi terkait kejadian ini segera melapor ke Polsek terdekat untuk membantu proses penyelidikan.

    Berita ini bersumber dari informasi warga dan keterangan awal di lapangan. Perkembangan selanjutnya akan kami update.

    Disampaikan oleh Redaksi Media Vibrasi News.com ( IRHAMSYAH )

  • Peduli Sesama, Rutan Ambon Gelar Pelayanan Gratis di Panti Sosial INAKAKA

     

    Ambon – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon menggelar kegiatan pelayanan kesehatan gratis di Panti Sosial INAKAKA, Selasa (26/05).

     

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, bersama jajaran pegawai Rutan Ambon.

     

    Kegiatan pelayanan kesehatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan. Kehadiran jajaran Rutan Ambon menjadi wujud nyata komitmen dalam menanamkan nilai kepedulian, empati, dan solidaritas sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para penghuni Panti Sosial INAKAKA.

    Dalam kegiatan tersebut, Dokter Rutan Ambon, Edwina, bersama perawat Rutan turut memberikan pelayanan kesehatan dengan melakukan pemeriksaan kepada para penghuni panti sosial. Sebanyak 17 pasien penghuni panti sosial menerima pemeriksaan kesehatan secara langsung dengan penuh perhatian dan kepedulian sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

     

    Plt Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Ambon untuk terus hadir dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

     

    “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan kami terhadap sesama. Kami berharap pelayanan kesehatan gratis ini dapat memberikan manfaat serta membantu masyarakat, khususnya para penghuni panti sosial,” ujar Jefry.

     

    Ia juga menambahkan bahwa nilai kepedulian sosial harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

     

    Dokter Rutan Ambon, Edwina, menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian tenaga kesehatan Rutan Ambon terhadap masyarakat, khususnya penghuni panti sosial yang membutuhkan perhatian kesehatan.

     

    “Kami berharap melalui pemeriksaan kesehatan ini, para penghuni panti sosial dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini sehingga dapat segera dilakukan penanganan maupun pencegahan apabila ditemukan keluhan kesehatan,” ujar Edwina.

     

    Ia juga menambahkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan di lingkungan Rutan, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian sosial kepada masyarakat luas.

     

    Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas. Kehadiran jajaran Rutan Ambon di Panti Sosial INAKAKA diharapkan dapat memberikan semangat dan perhatian bagi para penghuni panti.

     

    Salah satu penghuni panti sosial, Bob, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas pelayanan kesehatan gratis yang diberikan oleh jajaran Rutan Ambon. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu serta memberikan perhatian dan kepedulian bagi para penghuni panti sosial.

     

    “Terima kasih kepada Bapak Plt Karutan Ambon beserta jajaran yang sudah datang dan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada kami. Kami merasa sangat terbantu dan senang atas perhatian yang diberikan,” ungkap Bob.

     

    Pengurus Panti Sosial INAKAKA, Ibu Aisa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Ambon. Menurutnya, kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini sangat membantu pihak panti dalam memastikan kondisi kesehatan para penghuni tetap terpantau dengan baik.

     

    “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan pelayanan kesehatan yang diberikan. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami, karena tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menghadirkan perhatian dan semangat bagi anak-anak dan penghuni panti,” ujar Ibu Aisa.

     

    Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh keakraban sebagai simbol terjalinnya hubungan yang harmonis antara Rutan Ambon dan Panti Sosial INAKAKA. Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon berharap semangat kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (C).

    Disampaikan melalui Redaksi Media Vibrasi News.com ( irhamsyah )

  • Disdik dan BMPS Kabupaten Bekasi Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

    Sementara itu, Ketua BMPS Kabupaten Bekasi, KH Ahmad Syauqi, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen BMPS dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Bekasi.

    BEKASI 2 Mei 2026|vibrasinews.com

    Alhamdulillah, BMPS bekerja sama dengan Diginusa menyelenggarakan seminar pendidikan terkait pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di Kabupaten Bekasi,” tutur KH Ahmad Syauqi.

     

    Ia menegaskan bahwa BMPS tidak hanya berperan sebagai wadah aspirasi perguruan swasta, tetapi juga fokus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

     

    “AI dan pembelajaran koding adalah hal yang tidak bisa kita tinggalkan. Bahkan tanpa kita ajarkan di sekolah, AI sudah hadir di rumah melalui gadget yang digunakan anak-anak,” ungkapnya.

     

    Dia menegaskan bahwa pemanfaatan AI harus dibarengi dengan nilai etika dan kemaslahatan. Menurutnya, teknologi dapat membawa manfaat besar jika diarahkan dengan baik, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif jika disalahgunakan.

     

    “AI bisa menjadi baik jika kita menggunakannya dengan baik, dan bisa menjadi buruk jika disalahgunakan. Karena itu, perlu arahan dan batasan agar pemanfaatannya benar-benar membawa maslahat,” tegasnya.

     

    Ia menambahkan bahwa BMPS ke depan akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pelatihan lanjutan bagi guru dan siswa, sehingga pemanfaatan AI dapat selaras dengan tujuan pendidikan.

     

    “Kami berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi, khususnya sekolah swasta, terus meningkat dan mampu menyelaraskan perkembangan teknologi dengan nilai-nilai pendidikan,” pungkasnya.

     

    Disampaikan Oleh: Redaksi Media Vibrasi News.com ( irhamsyah )

  • Indonesia Jangan Mengulangi Kesalahan Iran: Belajar dari Mohammad Mossadegh dan Perjuangan Kemandirian Nasional.

    Jum’at 22 mei 2026|vibrasinews.com

     

    Ditulis oleh Chris Komari
    Chairman FDI, Activist for Democracy, Activist for Humanity
    ……
    Pada tahun 1953, dunia menyaksikan salah satu operasi intelijen paling terkenal dalam sejarah modern, yaitu penggulingan Perdana Menteri Iran, Mohammad Mosaddegh. Ia adalah pemimpin yang dipilih secara demokratis oleh rakyat Iran.

    Namun pemerintahannya dijatuhkan melalui operasi rahasia yang melibatkan Central Intelligence Agency dan MI6 karena kebijakannya dianggap mengancam kepentingan ekonomi Barat, terutama terkait nasionalisasi industri minyak Iran.

    Sejarah ini menjadi pelajaran besar bagi bangsa-bangsa berkembang, termasuk Indonesia.

    Ketika suatu negara mulai berbicara tentang kemandirian ekonomi, penguasaan sumber daya alam, ketahanan energi, dan pengurangan ketergantungan terhadap asing, sering kali muncul berbagai propaganda, tekanan media internasional, perang opini, hingga upaya pelemahan politik dari luar negeri.

    A). Mohammad Mossadegh dan Nasionalisasi Minyak Iran.

    Saat menjadi Perdana Menteri Iran pada awal 1950-an, Mohammad Mossadegh mengambil langkah berani: menasionalisasi industri minyak Iran yang saat itu didominasi perusahaan Inggris, yaitu Anglo-Iranian Oil Company, yang kemudian menjadi BP.

    Bagi Mossadegh, minyak adalah kekayaan rakyat Iran, bukan alat eksploitasi asing. Ia percaya bahwa hasil minyak harus digunakan untuk membangun ekonomi nasional, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memperkuat kedaulatan negara.

    Namun kebijakan tersebut dianggap mengancam kepentingan geopolitik dan ekonomi Barat. Akibatnya, dilakukan operasi propaganda besar-besaran untuk menggambarkan Mossadegh sebagai ancaman stabilitas, anti-Barat, dan berbahaya bagi dunia internasional. Pada akhirnya, kudeta terjadi pada tahun 1953 dan pemerintah demokratis Iran dijatuhkan.

    Peristiwa ini dikenal sebagai 1953 Iranian coup d’état.

    Kemiripan dengan Semangat Kemandirian Nasional Indonesia

    Saat ini, Presiden Prabowo Subianto membawa berbagai kebijakan yang menekankan pentingnya:

    Kemandirian pangan

    Kemandirian energi

    Hilirisasi industri nasional

    Penguatan BUMN strategis

    Penguasaan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat

    Ketahanan air bersih

    Pengurangan ketergantungan impor

    Penguatan industri nasional dan pertahanan nasional

    Dalam konteks geopolitik global, kebijakan seperti ini sering tidak disukai oleh kekuatan ekonomi internasional yang selama puluhan tahun menikmati dominasi terhadap pasar dan sumber daya negara berkembang.

    Karena itu, rakyat Indonesia perlu memahami bahwa tidak semua kritik asing murni demi demokrasi atau hak asasi manusia.

    Dalam sejarah dunia, isu demokrasi dan kebebasan sering juga digunakan sebagai instrumen geopolitik untuk menekan negara-negara yang ingin mandiri secara ekonomi.

    B). Propaganda Modern Tidak Selalu Menggunakan Senjata.

    Di era modern, perang tidak selalu dilakukan dengan tank dan bom. Propaganda media, perang opini, manipulasi informasi, tekanan ekonomi, dan pembentukan persepsi publik menjadi senjata yang sangat efektif.

    Cara-cara yang sering digunakan antara lain:

    1. Membentuk opini bahwa kebijakan nasionalis akan menghancurkan ekonomi.

    2. Menggambarkan pemimpin nasionalis sebagai ancaman demokrasi.

    3. Membuat ketakutan terhadap investasi asing keluar dari negara.

    4. Menyebarkan pesimisme terhadap kemampuan bangsa sendiri.

    5. Menggunakan media internasional untuk mempengaruhi elite lokal dan kelas menengah.

    6. Membenturkan rakyat dengan pemerintah melalui isu ekonomi jangka pendek.

    Padahal dalam banyak kasus, negara-negara maju justru sangat protektif terhadap kepentingan nasional mereka sendiri.

    C). Negara Maju Pun Sangat Nasionalis.

    Amerika Serikat melindungi industri strategisnya. China mengontrol ketat sektor energi dan teknologi. Rusia menjaga sumber daya alamnya di bawah kendali negara. Negara-negara Teluk menguasai penuh minyak mereka melalui perusahaan nasional.

    Karena itu, tidak logis bila Indonesia justru didorong untuk menyerahkan sektor-sektor strategis sepenuhnya kepada kepentingan asing tanpa kontrol nasional yang kuat.

    Pasal 33 UUD 1945 sendiri menegaskan bahwa cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara demi kemakmuran rakyat.

    D). Rakyat Indonesia Harus Kritis dan Dewasa, khususnya para anggota dan aktivis Forum Diaspora Indonesia (FDI).

    Belajar dari Iran, Indonesia harus memahami bahwa perjuangan kemandirian ekonomi selalu menghadapi tekanan besar. Namun rakyat juga harus tetap kritis dan objektif.

    Nasionalisme ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, atau anti kritik.

    Yang diperlukan adalah keseimbangan:

    Mendukung kedaulatan nasional,

    Tetapi tetap menjaga transparansi,

    Mendukung industrialisasi,

    Tetapi tetap memastikan kesejahteraan rakyat,

    Menguatkan negara,

    Tetapi tetap menjaga demokrasi dan hukum.

    E). Penutup dan Kesimpulan.

    Sejarah Mohammad Mossadegh menunjukkan bahwa perjuangan mempertahankan kekayaan nasional sering menghadapi perlawanan dari kekuatan besar dunia.

    Indonesia harus belajar dari sejarah tersebut agar tidak mudah dipengaruhi propaganda yang melemahkan rasa percaya diri bangsa sendiri.

    Kemandirian energi, pangan, air bersih, dan industri nasional bukanlah konsep radikal. Itu adalah fondasi utama agar Indonesia menjadi bangsa yang kuat, berdaulat, mandiri dan dihormati dunia.

    Rakyat Indonesia harus semakin cerdas membaca geopolitik global, memahami sejarah internasional, dan menilai kebijakan nasional berdasarkan kepentingan jangka panjang bangsa, bukan hanya berdasarkan propaganda, ketakutan, atau opini yang dibentuk pihak luar.

    Ketika bangsa Indonesia memiliki seorang Presiden yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi seperti Prasiden Prabowo Subianto yang ingin menjadikan Indonesia KUAT, BERDAULAT, MANDIRI dan DI HORMATI DUNIA.

    Bila Presiden-mu dimusuhi, dihujat, dibully dan ingin digulingkan oleh asing, aseng, pengusaha rakus dan konglomerat busuk yang dibantu oleh propaganda dari para globalists dan capitalists internasional seperti George Soros.

    Disitulah anda sebagai anak bangsa Indonesia yang harus hati-hati, jangan naive dan dewasa dalam melihat kondisi politik dalam negeri dan geopolitik global.

    Prime Minister of Iran, Mohammad Mussadegh digulingkan oleh CIA dan M-16 tahun 1953 karena kebijakan nasionalis, tidak mempan disogok, tidak mempan dibeli dan tidak mempan dirayu rondo Hollywood.

    Presiden Prabowo Subianto memiliki karakteristik itu, kebijakannya sangat nasionalis, tidak mempan disogok oleh konglo busuk, tidak mempan dibeli dan tidak mempan dirayu oleh rondo ucul.

    Disampaikan oleh Redaksi Media Vibrasi News.com ( irhamsyah )

  • KETUA DPD PARTAI UMMAT Kabupaten Bekasi Mengucapkan SELAMAT HARI NASIONAL

    Ketua DPD PARTAI UMMAT Kabupaten Bekasi Mengucapkan SELAMAT HARI NASIONAL 20 MEI 2026

    BEKASI Rabo 20 mei 2026|vibrasinews.com

    SEMOGA Partai Ummat Kedepan nya lebih Berjaya dan Bersama sama menjalin Kerjasama Dengan Berbagai lapisan Masyarakat di Kabupaten Bekasi

    Untuk Bekasi yang lebih baik lagi dan Bermartabat

    Disampaikan oleh Redaksi: Vibrasi News.com. ( Irhamsyah )

  • BAKESBANGPOL Kabupaten Bekasi Gelar Pendidikan Politik dan Etika Berpolitik untuk Seluruh Partai Politik*

    Bekasi, 20 Mei 2026 | http://vibrasinews.com

     

    Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Kabupaten Bekasi* menyelenggarakan kegiatan

    Pendidikan Politik dan Etika Berpolitik* bagi seluruh partai politik yang ada di Kabupaten Bekasi. Acara berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Gedung KPU Kabupaten Bekasi.

     

    Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat pemahaman partai politik terhadap sistem demokrasi, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta pentingnya menjaga etika dalam berpolitik. BAKESBANGPOL menekankan bahwa partai politik memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi yang harus bekerja secara konstitusional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

     

    Kepala BAKESBANGPOL Kabupaten Bekasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan politik bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kebutuhan mendesak untuk menciptakan iklim politik yang sehat dan dewasa.

     

    “Politik yang beretika adalah fondasi kepercayaan publik. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader partai dapat menjadi contoh dalam berdemokrasi yang santun, terbuka, dan bebas dari politik identitas yang memecah belah,”* ujarnya.

     

    Laporan Pencapaian Ketua KPU Kabupaten Bekasi Aliridho*

     

    Dalam sesi khusus, Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Aliridho*, menyampaikan laporan capaian kelembagaan selama masa jabatannya. Ia memaparkan sejumlah program prioritas yang telah dijalankan untuk meningkatkan transparansi dan partisipasi publik dalam proses pemilu di Kabupaten Bekasi, termasuk penguatan sosialisasi kepemiluan di tingkat desa, digitalisasi data pemilih, dan peningkatan kapasitas penyelenggara ad hoc.

     

    Aliridho juga menekankan pentingnya sinergi antara KPU, BAWASLU, pemerintah daerah, dan partai politik agar setiap tahapan pemilu berjalan sesuai aturan dan bebas dari konflik.

    Refleksi Suka dan Duka Selama Menjalankan Tugas*

    Lebih lanjut, Aliridho berbagi pengalaman selama memimpin KPU Kabupaten Bekasi. Ia menyebut masa jabatannya diwarnai dinamika yang penuh tantangan, mulai dari tekanan politik menjelang pemilu, keterbatasan logistik, hingga tuntutan publik akan pemilu yang jujur dan adil.

    “Ada kalanya kami harus bekerja 24 jam untuk memastikan tahapan tidak meleset. Tapi di balik lelah itu, ada kepuasan ketika melihat masyarakat datang ke TPS dengan antusias dan prosesnya berjalan lancar. Itu yang membuat semua pengorbanan terasa sepadan,”* ungkapnya.

    Materi pendidikan politik yang disampaikan pada acara ini mencakup dinamika sistem kepartaian di Indonesia, regulasi pemilu terbaru, pencegahan politik uang, serta strategi komunikasi politik yang konstruktif. Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari seluruh partai politik peserta pemilu di Kabupaten Bekasi.

    Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk menjalankan politik yang berintegritas dan mengedepankan kepentingan publik.

    Disampaikan oleh Redaksi: Vibrasi News.com  ( irhamsyah )

  • Menkeu Purbaya: Pemerintah Siapkan Rp 2 Triliun untuk Jaga Stabilitas Pasar Obligasi.

     

    JAKARTA 19 Mei 2026|vibrasinews.com –

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 triliun untuk menyerap Surat Berharga Negara di pasar sekunder. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan kas negara untuk menjaga stabilitas harga obligasi di tengah potensi tekanan pasar keuangan global.

    Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat memimpin sidang aduan kanal Debottlenecking Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

    “Kemarin saja saya targetkan serap Rp 2 triliun, tetapi hanya dapat Rp 600 miliar. Artinya, yang jual juga sedikit sebenarnya. Jadi, kami memastikan harga obligasi tetap terkendali,” ujar Purbaya.

    Menurutnya, pembelian obligasi pemerintah sudah dimulai sejak Kamis pekan lalu dan dilakukan bertahap sambil memantau perkembangan pasar keuangan. “Dari Kamis minggu lalu sedikit, lalu kemarin juga sedikit. Sekarang saya lihat lagi perkembangannya seperti apa,” jelasnya.

    Dana Berasal dari Kas Pemerintah, Bukan Skema Darurat*

    Purbaya menegaskan dana yang digunakan untuk pembelian SBN berasal dari kas pemerintah yang tersedia di Kementerian Keuangan, termasuk Saldo Anggaran Lebih. Ia menekankan bahwa langkah ini masih sebatas manajemen kas biasa dan berbeda dengan skema Bond Stabilization Framework_ yang bersifat darurat.

    “Ini masih _cash management_. Kalau nanti masuk framework_, saya panggil PT SMI dan lain-lain untuk ikut. Tapi sekarang belum separah itu keadaannya, masih relatif baik,” terang Purbaya.

    Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi _capital outflow_ atau arus modal asing keluar dari pasar keuangan domestik. Dengan menyerap SBN di pasar sekunder, pemerintah berupaya menjaga yield obligasi tidak melonjak tajam sehingga beban bunga utang tetap terkendali.

    Kondisi Pasar Masih Terkendali :

    Menkeu menilai kondisi pasar keuangan saat ini masih relatif stabil. Karena itu, pemerintah belum merasa perlu mengaktifkan intervensi besar yang melibatkan lembaga lain seperti PT Sarana Multi Infrastruktur atau Indonesia Investment Authority.

    Ia menambahkan, pemerintah akan terus memantau dinamika pasar harian dan siap menyesuaikan strategi jika terjadi perubahan signifikan. “Saya lihat lagi perkembangannya seperti apa,” katanya.

    Kebijakan pembelian SBN ini menjadi sinyal kepada pasar bahwa otoritas fiskal memiliki ruang dan instrumen untuk menjaga stabilitas. Tujuannya agar kepercayaan investor tetap terjaga dan pembiayaan APBN tidak terganggu oleh volatilitas jangka pendek.

     

    Konteks APBN 2026

    Langkah manajemen kas ini juga terjadi di tengah proses pembahasan APBN 2026 yang fokus pada konsolidasi fiskal, penguatan penerimaan negara, dan efisiensi belanja. Stabilitas pasar obligasi menjadi kunci agar pemerintah dapat memenuhi kebutuhan pembiayaan dengan biaya yang wajar.

     

    Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan perubahan target defisit atau penerbitan utang baru untuk 2026. Semua kebijakan akan disesuaikan dengan perkembangan ekonomi global dan domestik.

     

    Sumber*: http://Investor.id, “Purbaya: Pembelian SBN Dilakukan untuk Jaga Stabilitas dan Antisipasi Capital Outflow”, 19 Mei 2026.

     

    Disampaikan oleh Redaksi Media VIBRASI NEWS.COM ( irhamsyah )