Dinkes Kabupaten Bekasi Menyatakan Masih Aman Hantavirus. Jaga Kebersihan Tutup Lubang Tikus Mulai Sekarang.

BREAKING NEWS.

BEKASI 18 Juni 2026|vibrasinews.com –

Kabar baik untuk warga Kabupaten Bekasi. Hingga 26 Mei 2026, Dinas Kesehatan belum mencatat satu pun kasus Hantavirus dari rumah sakit, Puskesmas, maupun klinik se-Kabupaten Bekasi.

Meski nihil kasus, Dinkes tidak lengah. Sekretaris Dinkes Supriadinata bilang kewaspadaan justru dinaikkan. Koordinasi dengan semua faskes diperkuat supaya tenaga medis cepat mengenali gejala dan melakukan screening awal.

“Kami sudah siapkan Puskesmas, rumah sakit, klinik, plus tenaga kesehatannya untuk deteksi awal Hantavirus. Pelatihan juga jalan biar tidak ada yang terlewat,” ujar Supriadinata.

Hantavirus memang mirip DBD atau tifoid: demam tinggi, nyeri otot, lemas, sampai sesak napas. Virus ini nyebar lewat hewan pengerat, terutama tikus yang suka di tempat kotor, lembap, dekat pasar dan tumpukan sampah.

Karena itu edukasi ke warga digencarkan lewat media sosial Dinkes, RS, dan Puskesmas. Imbauannya simpel tapi penting :

1. Jaga kebersihan lingkungan* rutin gotong royong

2. Tutup lubang* yang bisa jadi sarang tikus

*3. Kendalikan populasi tikus* di rumah dan sekitar pasar

*4. Rajin cuci tangan* pakai sabun

Sistem surveilans juga diperketat. Kalau ada warga dengan gejala mirip Hantavirus, faskes wajib investigasi, analisis data, lalu lapor berjenjang ke Pemprov.

“Pesan kami: jangan panik. Tapi kalau ada gejala, langsung periksa ke faskes terdekat. Kebersihan lingkungan itu benteng paling kuat lawan Hantavirus,” tutup Supriadinata.

 

Disampaikan oleh: Redaksi Media Vibrasi News.com.

Irhamsyah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *