Kategori: NASIONAL

  • Harhubnas 2025, Dishub Bekasi Dorong Transformasi Transportasi Publik

    CIKARANG UTARA

    Vibrasi News.com

    Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Dishub Kabupaten Bekasi, Cikarang Utara, Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi.

     

    Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Harhubnas sekaligus Maulid Nabi merupakan bentuk refleksi spiritual yang positif bagi seluruh ASN di lingkungan Dishub.

     

    “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat luar biasa. Harhubnas sekaligus Maulid Nabi menjadi pengingat kecintaan kita kepada Rasulullah, di sela-sela perayaan nasional,” ujar Iis.

     

    Ia berharap Dishub terus meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan layanan transportasi demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju dan sejahtera.

     

    Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, menekankan bahwa Harhubnas adalah momen introspeksi bagi insan perhubungan.

     

    “Tema tahun ini adalah Bakti Transportasi untuk Negeri. Tantangan Dishub cukup kompleks, mulai dari keterbatasan anggaran Penerangan Jalan Umum (PJU), persoalan kemacetan, hingga peremajaan armada angkutan,” jelasnya.

     

    Sebagai langkah strategis, Dishub telah mengupayakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk mempercepat pemasangan PJU. Selain itu, Dishub juga meluncurkan angkot Swatantra 01 sebagai bagian dari program rerouting dan pengembangan tujuh koridor Transwibawamukti.

     

    “Alhamdulillah, inovasi Transwibawamukti bisa disubsidi untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat. Subsidi ini langsung menyentuh warga, bukan pengusaha besar,” kata Yana.

     

    Meski demikian, ia mengakui masih banyak tantangan, terutama kondisi armada angkutan kota yang dinilai memprihatinkan.

     

    “Banyak keluhan masyarakat terkait angkot, mulai dari ketiadaan AC hingga kondisi kendaraan yang sudah tidak layak. Karena itu, peluncuran Swatantra 01 dengan satu rute baru menjadi langkah awal pembenahan,” imbuhnya.

     

    Yana menambahkan, dari tujuh koridor Transwibawamukti, baru satu yang beroperasi. Pihaknya akan terus mendorong percepatan enam koridor lainnya sekaligus melakukan rerouting agar layanan semakin optimal.

     

    Ia juga berpesan agar seluruh insan Dishub senantiasa meningkatkan kualitas SDM dan semangat pengabdian.

     

    “Kita harus adaptif menghadapi tantangan ke depan. Yang penting, apa yang kita lakukan bermanfaat bagi masyarakat sekaligus bernilai pahala. Mari kita baktikan transportasi untuk negeri, khususnya Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

     

    Redaksi:

    Vibrasi News.com Irhamsyah

  • Penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2025 di Desa Sri Agung  

     

    Lampung utara Kamis, 6 Nopember 2025|vibrasinews.com  –

    Telah dilaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 di Desa Sri Agung, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Sri Agung H,Amirudin,SH Camat Sungkai Jaya Hamami,f Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat.

    Penyaluran BLT DD ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu yang terdampak kondisi ekonomi saat ini. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

     

    Dalam sambutannya, Kepala Desa Sri Agung menyampaikan bahwa BLT DD ini bersumber dari Dana Desa yang dialokasikan untuk program perlindungan sosial. Beliau juga menghimbau kepada seluruh penerima manfaat untuk menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.

     

    Camat Sungkai Jaya dalam kesempatan yang sama, mengapresiasi Pemerintah Desa Sri Agung atas upayanya dalam menyelenggarakan program BLT DD ini dengan baik dan transparan. Beliau berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sri Agung.

     

    Acara penyaluran BLT DD ini berjalan dengan lancar dan tertib, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Seluruh pihak yang hadir menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap program ini.

     

    Dengan adanya BLT DD ini, diharapkan dapat tercipta kondisi sosial ekonomi yang lebih baik di Desa Sri Agung, serta mempererat tali silaturahmi antar warga dan pemerintah desa

     

    Darmawan

  • *Pertunjukan Seni Smansa (PERSENSA) Ajang Unjuk Talenta Seni Siswa SMAN 1 Abung Tengah*

    Abung Tengah, 6 November 2025|vibtasinews.com —

    Suasana halaman SMAN 1 Abung Tengah hari ini tampak meriah dan penuh warna. Ratusan siswa berkumpul mengikuti pembukaan acara PERSENSA (Pertunjukan Seni Smansa), yang digelar selama dua hari, Kamis–Jumat, 6–7 November 2025. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sekolah dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, sekaligus menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan bakat seni.

    Acara resmi dibuka oleh Ibu Elya Warida, S.Ag., M.Pd.I., selaku Pengawas Pembina SMAN 1 Abung Tengah, dan dihadiri oleh Ibu Fauliana, S.Pd., M.M., perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Wilayah IV. Dalam sambutannya, Ibu Elya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat dan kreativitas para siswa.

    > “PERSENSA bukan sekadar perlombaan, tetapi ajang untuk menumbuhkan kepercayaan diri, menyalurkan bakat, dan membangun karakter siswa yang berbudaya. Saya bangga melihat SMAN 1 Abung Tengah terus menumbuhkan semangat berkesenian di tengah arus teknologi,” ujar Ibu Elya Warida dalam sambutannya.

     

    Beragam lomba digelar dalam kegiatan ini, di antaranya cipta puisi, cipta cerpen, fotografi, jurnalistik, solo song, baca puisi, gitar solo, desain poster, komik digital, serta tari kreasi. Setiap lomba diikuti oleh siswa dari berbagai kelas dengan antusiasme tinggi.

     

    Kepala SMAN 1 Abung Tengah, Ibu Media Sari Putri, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan PERSENSA menjadi bagian penting dari upaya sekolah dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.

     

    > “Melalui PERSENSA, kami ingin memberi ruang bagi siswa untuk berekspresi dan berinovasi di bidang seni dan literasi. Tema tahun ini, ‘Talenta Seni Menginspirasi Negeri’, mencerminkan semangat kami untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berjiwa seni dan cinta budaya,” ungkap Ibu Media Sari Putri.

     

    PERSENSA juga menjadi momentum bagi siswa untuk belajar berkolaborasi, menghargai karya teman, dan memperkaya wawasan budaya Indonesia. Selain lomba, acara turut dimeriahkan dengan penampilan musik, pameran karya seni, serta pojok literasi hasil karya siswa.

     

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat literasi, kreativitas, dan cinta seni di kalangan pelajar. Di akhir acara, panitia akan mengumumkan para juara dari setiap cabang lomba sekaligus memberikan penghargaan bagi karya terbaik yang paling menginspirasi.

     

    Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas yang tinggi, PERSENSA SMAN 1 Abung Tengah menjadi bukti nyata bahwa seni dan bahasa adalah kekuatan yang mampu menyatukan dan menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya bagi negeri.

    Jurnalist: Mawan

  • DPC SPRI Lampung Utara Gelar Rapat Evaluasi: Ketua Tekankan Etika dan Profesionalisme di Lapangan

     

    Lampung Utara Selasa 4 November 2025|vibrasinews.com  —

    Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pers Republik Indonesia (DPC SPRI) Kabupaten Lampung Utara menggelar rapat evaluasi internal yang diikuti oleh para anggota pada Selasa (04/11/2025). Rapat berlangsung di Sekretariat DPC SPRI, Jalan Jimat Ratu No. 133 Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, dengan agenda evaluasi kinerja dan pembinaan etika profesi wartawan di lapangan.

     

    Ketua DPC SPRI Lampung Utara, Jauhari Saleh SE, dalam arahannya menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk senantiasa berhati-hati saat melaksanakan kegiatan peliputan di lapangan.

     

    “Saya minta kepada seluruh anggota agar tetap menjaga sikap profesional, hindari segala bentuk pemerasan dan jangan sekali-kali terlibat narkoba. Tugas kita membawa misi mulia, bukan mencari-cari keuntungan pribadi dengan cara yang tidak benar,” tegas Jauhari.

     

    Selain itu, Jauhari juga mengajak seluruh anggota untuk memperkuat soliditas organisasi serta menjalin sinergi dengan semua pihak, termasuk aparat pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.

     

    Rapat evaluasi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan yang dilakukan DPC SPRI Lampung Utara guna memastikan seluruh anggotanya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menjaga marwah profesi pers di daerah. (TIM SPRI)

    Disampaikan Redaksi

  • Rutan Ambon dan BNNP Maluku Gelar Seminar Rehabilitasi: melalui pendekatan World Health Organization Quality of Life (WHOQoL) dan Self-Efficacy

    Ambon 28 Oktober 2025|vibrasinews.com –

     

    Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang bermakna bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa (28/10/2025), Rutan Ambon bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku menggelar Seminar Rehabilitasi Pemasyarakatan bertajuk “Strategi Optimalisasi Fisik dan Mental Berbasis WHOQoL & Self-Efficacy” yang diikuti oleh 50 peserta warga binaan.

     

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi sosial non-residensial, di mana peserta tetap menjalani pembinaan di dalam Rutan tanpa harus dipindahkan ke lembaga rehabilitasi. Program ini menekankan pemulihan menyeluruh, baik fisik, mental, sosial, dan spiritual — melalui pendekatan World Health Organization Quality of Life (WHOQoL) dan Self-Efficacy guna memperkuat kualitas hidup serta kepercayaan diri warga binaan.

     

     

    Kepala Rutan Ambon, Yudhy Rizaldy, menekankan pentingnya pembinaan yang bermakna bagi Warga Binaan.

     

    “Kami ingin warga binaan keluar dari sini dalam kondisi lebih sehat, siap menghadapi kehidupan, dan memiliki harapan baru. Seminar ini membuka jalan bagi pemulihan yang sejati,” ujarnya.

     

    “Kami berterima kasih atas dukungan BNNP Maluku. Pendekatan berbasis WHOQoL dan Self-Efficacy ini sejalan dengan misi kami untuk menjadikan Rutan sebagai tempat pembinaan yang menumbuhkan potensi, bukan sekadar tempat menjalani hukuman,” tambah Yudhy.

     

    Novi Ernilawaty, M.Psi, sebagai Ketua Tim BNNP Maluku, memimpin sesi utama seminar. Novi menyampaikan pentingnya pemahaman WHOQoL dan Self-Efficacy dalam membangun kualitas hidup Warga Binaan secara menyeluruh.

     

    “Rehabilitasi bukan hanya proses fisik, tapi juga mental dan emosional. Kami hadir untuk mendampingi peserta agar mereka mampu mengenali potensi diri, membangun keyakinan diri, dan menyiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

     

     

    Salah satu peserta, inisial N.H., mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya merasa mendapat harapan baru untuk berubah. Program ini bukan hanya membantu saya pulih secara mental, tapi juga memberi motivasi untuk kembali ke keluarga dan masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” katanya.

     

    Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan pemberdayaan. Program rehabilitasi yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup Warga Binaan ini juga mendukung kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

     

    Dengan pendekatan WHOQoL dan Self-Efficacy, seminar ini menegaskan bahwa pemulihan fisik dan mental Warga Binaan adalah hak yang harus didapatkan, serta membuktikan bahwa di balik tembok pemasyarakatan, harapan, perubahan, dan kualitas hidup yang lebih baik tetap dapat tumbuh. Program ini diharapkan menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lain di wilayah Maluku dan Indonesia secara umum.

     

    Disampaikan Oleh Redaksi Media Vibrasi News.com

  • Rutan Ambon dan BNNP Maluku Gelar Seminar Rehabilitasi: melalui pendekatan World Health Organization Quality of Life (WHOQoL) dan Self-Efficacy

    Ambon 28 Oktober 2025|vibrasinews.com –

    Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang bermakna bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa (28/10/2025), Rutan Ambon bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku menggelar Seminar Rehabilitasi Pemasyarakatan bertajuk “Strategi Optimalisasi Fisik dan Mental Berbasis WHOQoL & Self-Efficacy” yang diikuti oleh 50 peserta warga binaan.

     

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi sosial non-residensial, di mana peserta tetap menjalani pembinaan di dalam Rutan tanpa harus dipindahkan ke lembaga rehabilitasi. Program ini menekankan pemulihan menyeluruh, baik fisik, mental, sosial, dan spiritual — melalui pendekatan World Health Organization Quality of Life (WHOQoL) dan Self-Efficacy guna memperkuat kualitas hidup serta kepercayaan diri warga binaan.

     

    Kepala Rutan Ambon, Yudhy Rizaldy, menekankan pentingnya pembinaan yang bermakna bagi Warga Binaan.

    “Kami ingin warga binaan keluar dari sini dalam kondisi lebih sehat, siap menghadapi kehidupan, dan memiliki harapan baru. Seminar ini membuka jalan bagi pemulihan yang sejati,” ujarnya.

     

    “Kami berterima kasih atas dukungan BNNP Maluku. Pendekatan berbasis WHOQoL dan Self-Efficacy ini sejalan dengan misi kami untuk menjadikan Rutan sebagai tempat pembinaan yang menumbuhkan potensi, bukan sekadar tempat menjalani hukuman,” tambah Yudhy.

     

    Novi Ernilawaty, M.Psi, sebagai Ketua Tim BNNP Maluku, memimpin sesi utama seminar. Novi menyampaikan pentingnya pemahaman WHOQoL dan Self-Efficacy dalam membangun kualitas hidup Warga Binaan secara menyeluruh.

     

    “Rehabilitasi bukan hanya proses fisik, tapi juga mental dan emosional. Kami hadir untuk mendampingi peserta agar mereka mampu mengenali potensi diri, membangun keyakinan diri, dan menyiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

     

    Salah satu peserta, inisial N.H., mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya merasa mendapat harapan baru untuk berubah. Program ini bukan hanya membantu saya pulih secara mental, tapi juga memberi motivasi untuk kembali ke keluarga dan masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” katanya.

     

    Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan pemberdayaan. Program rehabilitasi yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup Warga Binaan ini juga mendukung kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

     

    Dengan pendekatan WHOQoL dan Self-Efficacy, seminar ini menegaskan bahwa pemulihan fisik dan mental Warga Binaan adalah hak yang harus didapatkan, serta membuktikan bahwa di balik tembok pemasyarakatan, harapan, perubahan, dan kualitas hidup yang lebih baik tetap dapat tumbuh. Program ini diharapkan menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lain di wilayah Maluku dan Indonesia secara umum.

     

    Disampaikan Oleh Redaksi Media Vibrasi News.com

  • Sinergitas TNI/Polri dan Rutan Ambon dalam Razia Gabungan Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

     

    Ambon 26 Oktober 2025|Vibrasinews.com –

    Menindaklanjuti instruksi langsung Menteri Imipas, melalui Dirjenpas, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon melaksanakan razia gabungan sebagai bentuk penguatan pengawasan dan penegakan keamanan, Sabtu (25/10/2025).

     

    Kegiatan ini diperintahkan langsung oleh Kepala Rutan Ambon, Yudhy Rizaldy, dan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), Mohamad Rifky. Razia ini melibatkan tim gabungan dari Polresta Ambon, TNI AD (Babinsa Desa Waiheru), TNI AL (Babinpotmar Waiheru), serta jajaran pengamanan internal Rutan Ambon.

    Sasaran penggeledahan mencakup blok-blok hunian warga binaan, kamar sel, serta titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran tata tertib. Kegiatan berlangsung secara tertib, humanis, dan profesional, dengan pendekatan persuasif terhadap warga binaan agar situasi tetap kondusif.

     

    Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan beberapa barang terlarang dan nonstandar yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, antara lain, 1 buah kompor rakitan kecil, 1 buah kompor rakitan besar, 1 botol minyak tanah, 1 sendok besi, 1 jepit kuku, 1 besi pengait dan 1 buah silet.

     

    Seluruh barang tersebut diamankan untuk penertiban lebih lanjut dan sebagai bahan evaluasi pengawasan internal guna mencegah potensi gangguan keamanan di kemudian hari.

     

    Kepala Rutan Ambon, Yudhy Rizaldy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari reformasi pengawasan yang dijalankan secara konsisten dan terstruktur.

     

    “Kami ingin memastikan bahwa Rutan Ambon benar-benar bersih dari praktik menyimpang. Razia ini bukan hanya respons terhadap instruksi pusat, tetapi bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” jelas Yudhy.

     

    Ia menambahkan bahwa razia gabungan ini akan menjadi agenda rutin, sekaligus momentum mempererat sinergi lintas instansi, termasuk dengan TNI dan Polri.

     

    “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum sangat penting, baik dalam hal pengamanan maupun pembinaan. Rutan bukan hanya tempat tahanan, tetapi juga tempat perubahan. Dan perubahan itu harus dimulai dari ketertiban dan kepercayaan,” tambah Yudhy.

     

    Dari unsur kepolisian, Bhabinkamtibmas Desa Waiheru, Taufik, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.

     

    “Kami dari Polri siap mendukung penuh upaya pencegahan dan pengamanan seperti ini. Kegiatan razia bukan hanya tindakan teknis, tapi bentuk nyata kepedulian terhadap keamanan nasional dari sisi pemasyarakatan,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Babinsa Desa Waiheru, Badarudin dan Serda Samuri, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi demi menjaga stabilitas keamanan.

     

    “Kami dari TNI AD siap mendukung penuh langkah pengawasan seperti ini. Sinergi ini penting untuk memastikan Rutan Ambon tetap aman dan tertib,” tutur Badarudin.

     

    Dari unsur TNI AL, Babinpotmar Waiheru, Hasim, juga menyampaikan apresiasi terhadap keterbukaan dan komitmen pihak Rutan Ambon.

     

    “Kami sangat mengapresiasi keseriusan pihak Rutan Ambon. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Ketika pengawasan diperkuat, kepercayaan masyarakat pun akan tumbuh,” ungkap Hasim.

     

    Razia gabungan ini menjadi bagian dari langkah preventif dan penegakan tata tertib internal, sekaligus menunjukkan komitmen Rutan Ambon di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk terus membangun sistem pemasyarakatan yang bebas dari Halinar (handphone, pungli, dan Narkoba).

    Redaksi Vibrasi News.com

    ( IRHAMSYAH )

  • Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Ambon Kembali Panen Sayur Pakcoy

    Ambon – 22 Oktober 2025|Vibrasi news.com

    Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Berkelanjutan dengan memanen sayur pakcoy hasil budidaya warga binaan. Panen kali ini, Rabu (22/10/2025) merupakan bukti nyata dari keberhasilan program pembinaan kemandirian yang terus dijalankan secara konsisten di lingkungan Rutan.

     

    Kegiatan panen dilaksanakan pada di area kebun sayur Rutan Ambon yang dikelola langsung oleh warga binaan di bawah petugas bimbingan kerja. Tanaman pakcoy yang dipanen sebanyak 3kg yang di bagi dalam 15 kantong merupakan hasil tanam sistem hidroponik sederhana dan budidaya konvensional yang dirawat secara rutin sejak beberapa minggu sebelumnya.

     

    Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Yudhy Rizaldy, mengungkapkan bahwa kegiatan panen ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang tidak hanya memberikan keterampilan kepada warga binaan, tetapi juga berdampak langsung terhadap ketersediaan pangan sehat dan bernutrisi di dalam Rutan.

     

    “Panen sayur pakcoy hari ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu produktif dan mandiri. Ini adalah bagian dari pembinaan yang berkelanjutan dan sangat relevan dengan arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkuat ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Yudhy.

     

    Ia juga menambahkan bahwa hasil panen tidak hanya digunakan untuk konsumsi internal, namun sebagian juga disalurkan ke dapur Rutan sebagai bahan makanan tambahan bagi warga binaan.

     

    Program ini merupakan bagian dari 13 Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan kemandirian dan penguatan UMKM berbasis pertanian. Dengan memanfaatkan lahan terbatas secara optimal, Rutan Ambon terus mendorong kegiatan pertanian produktif di dalam lingkungan Rutan.

     

    Salah satu warga binaan, inisial R mengungkapkan rasa bangganya karena telah mengikuti kegiatan budidaya sayur ini hingga panen ketiga kalinya. Ia menyatakan bahwa pengalaman ini sangat berharga dan memberikan bekal keterampilan yang berguna.

     

    “Saya sudah tiga kali panen sayur pakcoy di sini. Setiap kali panen, saya merasa semakin percaya diri dan lebih paham cara merawat tanaman dengan baik. Kegiatan ini bukan hanya mengisi waktu, tapi juga memberi saya harapan dan keahlian baru,” ujar R.

     

    “Saya jadi punya harapan, nanti setelah bebas bisa coba bertani atau buka usaha kecil. Setidaknya sudah ada bekal keterampilan,” tambahnya.

     

    Selain sayur pakcoy, Rutan Ambon juga membudidayakan berbagai jenis tanaman lainnya seperti kangkung, sawi, dan cabai sebagai bagian dari diversifikasi hasil tani warga binaan. Diharapkan, keterampilan ini menjadi bekal bagi warga binaan setelah mereka bebas nanti.

     

    “Kami akan terus mengembangkan program seperti ini agar Rutan Ambon tidak hanya menjaga keamanan dan Ketertiban, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui kegiatan produktif,” tutup Yudhy. (CX)

    Disampaikan Redaksi Vibrasi News.com