Kategori: DAERAH

  • RUJUKAN HUKUM: PEMERINTAH WAJIB, BUKAN OPSIONAL

    Sejumlah aktivis dan warga mengingatkan bahwa penanganan banjir bukan pilihan, melainkan kewajiban hukum negara:

    UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

     

    Bekasi 9 Februari 2026|vibrasinews.com

    Pemerintah wajib mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan. Pembiaran yang menimbulkan kerugian masyarakat dapat dikategorikan sebagai kelalaian serius.

    UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Setiap izin pembangunan wajib sesuai tata ruang. Alih fungsi lahan yang menyebabkan banjir dapat dibatalkan dan dievaluasi secara hukum.

    UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Kepala daerah dan jajarannya bertanggung jawab langsung atas pelayanan dasar, termasuk pengendalian banjir dan lingkungan hidup.

    UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan Keuangan Negara

    Penggunaan anggaran yang tidak efektif atau menyimpang wajib diaudit dan dapat berujung sanksi administratif hingga pidana bila ditemukan unsur pelanggaran.

     

    DESAKAN TERBUKA: AUDIT, BUKAN PENCITRAAN

    Warga Cibitung secara tegas mendesak: Audit menyeluruh dan terbuka terhadap anggaran penanggulangan banjir Kabupaten Bekasi.

    Evaluasi dan penertiban izin pembangunan di wilayah rawan banjir Cibitung.

    Pemanggilan dan pemeriksaan pejabat terkait oleh Inspektorat, BPK, dan aparat penegak hukum bila ditemukan dugaan kelalaian atau penyimpangan. Hentikan proyek seremonial tanpa solusi teknis jangka panjang.

     

    “Kalau pejabat gagal melindungi rakyat, itu bukan sekadar kinerja buruk. Itu pelanggaran tanggung jawab,” tulis seorang netizen yang viral.

     

    Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi belum menyampaikan langkah konkret, terukur, dan berbasis waktu untuk menghentikan banjir di Cibitung secara permanen.

    Satu pesan warga kini menggema keras:“Banjir Cibitung bukan musibah alam, tapi hasil kebijakan yang salah. Dan kebijakan yang salah wajib dipertanggungjawabkan.”

     

    Redaksi Vibrasi News.com

  • MGN dan Rekan Bisnis Tangerang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Strategis

    Bekasi, 8 Februari 2026|vibrasinews.com

    Maung Garuda Nusantara (MGN) menerima kunjungan silaturahmi rekan bisnis asal Tangerang di Kantor Sekretariat MGN. Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan dan memperkuat arah kolaborasi strategis lintas wilayah yang berorientasi pada keberlanjutan dan sinergi jangka panjang.

    Dalam suasana hangat dan konstruktif, kedua belah pihak bertukar pandangan dan membahas peluang kerja sama yang memiliki nilai tambah. Jajaran pengurus MGN memaparkan peran dan visi organisasi dalam membangun jejaring kemitraan yang profesional dan inklusif.

    “Silaturahmi ini memiliki makna strategis sebagai pintu masuk membangun kerja sama yang dilandasi kepercayaan dan kesamaan tujuan,” ujar Ketua Umum MGN, Fadil Yakub. “Kami berharap dapat terbangun sinergi yang kuat dan berkelanjutan.”

    Rekan bisnis Tangerang mengapresiasi sambutan MGN dan keterbukaan dalam menjajaki kerja sama. Mereka menilai MGN sebagai mitra strategis yang memiliki jaringan luas dan struktur organisasi solid.

    Diskusi mencakup peluang pengembangan program bersama, penguatan jaringan kemitraan, dan potensi kolaborasi di sektor strategis. Kedua pihak sepakat bahwa kerja sama harus dilandasi transparansi, saling percaya, dan keberlanjutan.

    Pertemuan ditutup dengan komitmen untuk menindaklanjuti hasil diskusi dan merumuskan langkah konkret. MGN menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring kemitraan strategis dan membangun ekosistem usaha kolaboratif.

    Redaksi Vibrasi News.com
    Irhamsyah

  • DPD Partai UMMAT Kabupaten Bekasi Gelar Rapat DPD, DPC dan Silaturahim Pengurus terkait Program 2026

    Tambun Utara, 8 Februari 2026|vibrasinews.com –

     

    DPD Partai UMMAT Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Rapat DPD, DPC Silaturahmi Pengurus secara sederhana bertempat di Sekretariat DPD Villa Gading Harapan 2 B1/10, Satria Jaya – Tambun Utara, Kabupaten Bekasi dengan agenda memaparkan Program Partai UMMAT tahun 2026 serta penandatanganan Pakta Integritas Pengurus DPD dan DPC Partai UMMAT Kabupaten Bekasi.

     

    Rapat ini dipimpin langsung Ketua DPD Partai UMMAT Ery Mahdi, SE, dihadiri Sekretaris DPD Bapak Bowo Suryanto, dan Bendahara Daeng Abdul Rakhman. Tidak hanya itu, para Ketua DPC Partai UMMAT beserta jajaran Sekretaris dan Bendahara se-Kabupaten Bekasi juga turut hadir dalam rapat tersebut.

    “Acara ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan memperat silaturahmi Pengurus Partai UMMAT dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan,” ujar Ery Mahdi dalam sambutannya.

     

    Penandatanganan Pakta Integritas menjadi penekanan penting dalam acara ini, sebagai komitmen pengurus untuk menjalankan amanah dan tugas dengan integritas tinggi.

     

    Dengan semangat dan komitmen yang kuat, DPD Partai UMMAT Kabupaten Bekasi In Syaa Allah dapat menjalankan program-programnya dan memberikan kontribusi positif bagi Masyarakat Bekasi.

     

    Disampaikan Redaksi Vibrasi News.com

    Irhamsyah

  • Banjir Melanda 16 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Pemkab Intensifkan Penanganan

    PEMDA, Kabupaten Bekasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD )

     

    Kamis 29 Januari 2026|vibrasinews.com

     

    Kabupaten Bekasi dilanda banjir di 16 kecamatan, dengan 173 titik genangan air yang tersebar di 49 desa. Data BPBD Kabupaten Bekasi menyebutkan, sebanyak 51.289 kepala keluarga (KK) terdampak dan 6.805 KK dievakuasi ke 24 titik pengungsian.serta 5.301 hektar Lahan Pertanian Terdampak Banjir.

    Pemkab Bekasi melalui dinas terkait dan kolaborasi dengan TNI/Polri, BPBD Provinsi, PMI, Baznas, dan relawan kebencanaan terus berupaya melakukan penanganan dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

    Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengerahkan seluruh perangkat daerah sebagai LO untuk turun membantu korban banjir di berbagai kecamatan. Pemkab Bekasi juga menyerukan kepada masyarakat dan kalangan dunia usaha untuk membantu memberikan kepedulian kepada warga terdampak banjir.

    Sebaran titik banjir terbanyak berada di Kecamatan Babelan, Tambun Utara, Cabangbungin, Cibitung, Tarumajaya, Muaragembong, Sukakarya, Pebayuran, Karangbahagia, Tambelang, Sukatani, Kedungwaringin, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Sukawangi, dan Tambun Selatan.

    Pemkab Bekasi terus memantau situasi dan berupaya memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir.

    Disampaikan Redaksi Media Vibrasi News.com

    Irhamsyah

  • SAMSAT Kabupaten Bekasi Tingkatkan Kepatuhan Bayar PKB dan BBNKB, Samsat Kabupaten Bekasi Gencarkan Operasi Gabungan


    CIKARANG UTARA 28 Januari 2026|vibrasinews.com –

    Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Samsat Kabupaten Bekasi terus memperkuat upaya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

    Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pelaksanaan operasi gabungan lintas sektor yang digelar pada Rabu (28/01/2026) di depan Kantor Kecamatan Cikarang Utara.

    Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi lintas sektor, antara lain Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi, Subdenpom Cikarang, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, serta P3DW/Samsat Kabupaten Bekasi.

    Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menciptakan ketertiban administrasi kendaraan bermotor di Wilayah Kabupaten Bekasi.

    Kepala Kantor P3DW Samsat Kabupaten Bekasi, Mochamad Fajar Ginanjar, mengatakan bahwa operasi gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak kendaraan.

    “Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, kami melaksanakan operasi gabungan yang melibatkan instansi lintas sektor, yakni Badan Pendapatan Daerah, Polres Metro Bekasi, Subdenpom, Dinas Perhubungan, Satpol PP serta P3DW atau Samsat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

    Menurutnya, pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Oleh karena itu, kepatuhan wajib pajak menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

    “Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa pembayaran pajak kendaraan bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk partisipasi nyata dalam mendukung pembangunan daerah yang manfaatnya kembali dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

    Dalam pelaksanaan operasi gabungan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan bermotor, termasuk status pembayaran pajak. Selain itu, pengendara juga diberikan edukasi dan imbauan terkait pentingnya tertib administrasi kendaraan serta kemudahan layanan yang tersedia di Samsat.

    Tidak kurang dari 110 KBM R2 dan 64 KBM R4 yang diberhentikan. Terdapat pebgendara yang membuat surat pernyataan siap membayar pajak sebanyak 22 KBM R2 dan 19 KBM R4. Terdapat juga pengendara yang melakukan pembayaran langsung di tempat dengan kendaraan Samsat Keliling (SAMLING) sebanyak 15 KBM R2 dan 5 KBM R4.

    Mochamad Fajar Ginanjar berharap, melalui kegiatan operasi gabungan ini, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PKB dan BBNKB dapat terus meningkat, sehingga berdampak positif terhadap optimalisasi pendapatan daerah.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk tertib pajak kendaraan dan mendukung terwujudnya Kabupaten Bekasi yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

    Disampaikan Redaksi Vibrasi News.com

    Irhamsyah

  • Sosialisasi Pilkades Serentak Berbasis di Gital Untuk 154 Desa di Kabupaten Bekasi

    Pilkades Serentak yang akan digelar Kabupaten Bekasi, pada tahun 2026 mendatang, dengan berbasis digital, untuk itu Pemkab Kab Bekasi, kini tengah mensosialisasikan pelaksanaan Pilkades 2026 kab bekasi berbasis digital, kepada pemerintahan desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) untuk mematangkan upaya mematangkan persiapan menuju tahapan pemilihan selanjutnya.

    Hudaya, Selaku Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi, mengatakan, sosialisasi pilkades berbasis digital tersebut, untuk memastikan kesiapan seluruh jajaran Pemerintahan Desa dan BPD, untuk penerapan sistem digital pada pilkades 2026.

     

    “Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 ini untuk mematangkan persiapan, salah satunya penerapan sistem digital pada pemilihan nanti,” ujar Hudaya saat membuka kegiatan sosialisasi di

    Kabupaten Bekasi Kamis,22 Januari 2926|vibrasinews.com

    Menurut Hudaya saat dikonfirmasi oleh Media Vibrasi News.com , Menyatakan, Akan dilaksanakan Pilkades berbasis digital bertujuan untuk mewujudkan demokrasi tingkat desa , yang lebih tranfarant, akuntabel, efesian.imbuhnya.

    Pilkades serentak yang akan di gelar tahun 2026, sebanyak 154 Desa yang telah berakhir masa jabatannya pada tahun 2026 ini, dengan berbasis digital.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Iman Santoso, menuturkan, – pelaksanaan Pilkades 2026 mengacu pada surat edaran Gubernur Jawa Barat terkait fasilitasi pemilihan kepala desa serentak secara replik atau digital.

    “dengan basis digital pada pilkades bertjuan untuk menjamin pemilihan yang transparan, jujur, dan adil melalui dukungan teknologi. Ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendukung tertib administrasi pemerintahan desa,” ujar Iman.

    Untuk persiapan pemilihan BPD, Pemkab Bekasi juga tengah CG mempersiapkan memproses tahapan pemilihan anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD)

    Disampaikan melalui Redaksi Media Vibrasi News.com

  • BAPENDA  Bekasi Luncurkan Satgas Pajak untuk Tingkatkan Penerimaan Daerah

    Kabupten BEKASI Redaksi media Vibrasi News.com

     

    Pemerintah Kabupaten Bekasi meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Pajak Daerah untuk meningkatkan penerimaan pajak yang belum mencapai target dalam dua tahun terakhir. Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menyatakan bahwa pembentukan Satgas ini merupakan langkah evaluasi dan pembenahan menyeluruh untuk memaksimalkan penerimaan pajak sebagai sumber utama APBD.

     

    “Surat pembentukan Satgas sudah kami ajukan ke Plt Bupati Bekasi. Ini bagian dari evaluasi kerja kami karena target pajak belum tercapai,” ujar Iwan. Satgas Pajak akan melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan pegawai Bapenda untuk menindak wajib pajak yang melakukan pengemplangan atau memiliki tunggakan pajak.

     

    Iwan menekankan bahwa fokus utama Satgas adalah meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak dan menggali potensi pajak yang belum terjangkau. “BPHTB salah satu fokus kami karena potensinya besar, tapi realisasinya masih rendah,” katanya. Bapenda juga akan menggandeng pihak perbankan dan pengembang properti untuk meningkatkan penerimaan pajak.

     

    Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha, mendukung pembentukan Satgas Pajak, namun menekankan pentingnya penguatan pendataan wajib pajak. “Pada prinsipnya kami sepakat dibentuk Satgas. Tapi pendataan wajib pajaknya harus kuat. Jangan sampai mengulang kesalahan yang sama,” ujar Aria.

     

    Dengan diluncurkannya Satgas Pajak, Bapenda menargetkan peningkatan signifikan dalam penerimaan pajak daerah dan efek jera bagi wajib pajak yang tidak patuh.

     

    Disampaikan Redaksi Media Vibrasi News.com

    IRHAMSYAH

  • Pemkab Bekasi Berikan Apresiasi Penghargaan Kepada 7 Perusahaan PBJT atas Tenaga Listrik

    Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan penghargaan kepada 7 perusahaan wajib Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Tenaga Listrik yang telah melampaui target pendapatan pajak sebesar 101% pada tahun 2025.

     

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, bersama Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, pada acara Senam Karyawan dan Karyawati di Plaza Pemkab Bekasi,

     

    Kabupaten Bekasi, Jumat 09 Januari 2026|vibrasinews.com –

     

    Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa capaian realisasi pendapatan pajak yang telah melampaui target tersebut menunjukkan peran strategis PBJT atas Tenaga Listrik sebagai salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi. “Hari ini kami memberikan apresiasi penghargaan kepada 7 perusahaan atas capaian realisasi pendapatan pajak yang telah mencapai 101 persen sehingga capaiannya melampaui,” ujarnya.

     

    Target Pajak Daerah dalam APBD Perubahan Tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp3.710.547.650.722, dan realisasi penerimaan Pajak Daerah dari PBJT atas Tenaga Listrik hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp502.998.078.590 atau 100,58 persen dari target sebesar Rp500.082.479.000.

     

    Asep Surya juga menekankan pentingnya mengoptimalkan PAD di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah. “Ke depan, melalui Bapenda, potensi-potensi PAD harus terus kita gali. Saat ini seluruh daerah menghadapi pengurangan dana transfer, sehingga stabilitas keuangan daerah harus dijaga dengan mengoptimalkan PAD-nya,” tegasnya.

     

    Berikut 7 perusahaan wajib PBJT atas Tenaga Listrik yang mendapat penghargaan:

     

    1. PT PLN (Persero) UP3 Cikarang

    2. PT PLN (Persero) UP3 Bekasi

    3. PT PLN (Persero) UP3 Gunung Putri

    4. PT PLN (Persero) UP3 Marunda

    5. PT Cikarang Listrindo Tbk

    6. PT Bekasi Power

    7. PT Fajar Surya Wisesa

     

    Disampaikan Redaksi Media Vibrasi News.com

    Irhamsyah

  • Awali Tahun 2026, DPC SPRI LU Lakukan Kunjungan ke Sekolah Kopi Lampung Barat

    Lampung Barat  4 Januari 2025|bibrasinews.com  —

    Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) melaksanakan kunjungan kerja ke Sekolah Kopi Lampung Barat pada Minggu, 4 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua SPRI Lampung Utara, Jauhari, didampingi Kuasa Hukum SPRI Samsi Eka Putra, S.H., M.H., serta Dr. Muryadi, S.H., M.Pd.

     

    Dalam kesempatan tersebut, Kuasa Hukum SPRI, Samsi Eka Putra, S.H., M.H. Ia menyampaikan harapannya agar tahun 2026 dapat berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, khususnya dalam penguatan peran dan sinergi organisasi.

     

    Sementara itu, Dr. Muryadi, S.H., M.Pd., mengungkapkan kekagumannya terhadap panorama alam Sekolah Kopi Lampung Barat. Menurutnya, keindahan ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa terlihat jelas melalui pemandangan pegunungan yang asri, dengan suasana dan iklim yang sejuk.

     

    Ditinjau dari segi panorama dan kondisi alam, Sekolah Kopi Lampung Barat dinilai sangat cocok sebagai lokasi rekreasi bersama keluarga maupun sahabat. Suasana yang tenang dan udara yang sejuk juga dinilai mampu memberikan inspirasi serta ketenangan pikiran bagi para pengunjung.

     

    Ketua SPRI Lampung Utara, Jauhari Saleh SE, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh tim SPRI. Ia berharap ke depan Sekolah Kopi Lampung Barat dapat semakin dikenal luas, menarik lebih banyak pengunjung, serta menjadi inspirasi dan kebanggaan bagi Kabupaten Lampung Barat, khususnya di Provinsi Lampung. (TIM SPRI)

    Disampaikan Redaksi Vibrasi News.com