Kategori: Lampung Utara

  • Ketum KPPP Bang Nasril Subandi, Akrab dipanggil Bang Nas,Angkat Bicara Terkait Dugaan Arogansi Oknum Anggota Dewan DPRD Lampung Utara

    Ketum KPPP Bang Nasril Subandi, Akrab dipanggil Bang Nas,Angkat Bicara Terkait Dugaan Arogansi Oknum Anggota Dewan DPRD Lampung Utara

    Menurut Bang Nasril, Oknum Anggota Dewan Intimidasi Wartawan: Hasan, Lampura, ini tentu sudah masuk Keranah Pelanggaran Hukum, dikarenakan Wartawan Itu dalam Menjalankan tugas dan Fungsi nya selaku Jurnalist dan Kontrol Sosial, dilindungi Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, Pasal 18 Ayat (1) UU PERS.

     

    Menurut Bang Nas, Kejadian yang Menimpa salah seorang wartawan di Kabupaten Lampung Utara, dan mendapat intimidasi Dari oknum Anggota dewan yang juga ketua pelaksana kegiatan ‘Lampung utara Fest 2025’, (G).

    Tentu Sudah Melangar UU No:40 tahun 1999 Tentang Pers.

     

    Berdasarkan Laporan yang di Terima Oleh Bang Nas, selaku Ketua Umum KP3, dan Juga Salah satu Pengurus di PD.IWO Kronologi Intimidasi

    tersebut terjadi Pasca Viral nya pemberitaan Adanya Dugaan Pungutan Kepada Pejabat (camat) hingga pelaku UMKM. Mulai dari ratusan ribu rupiah – jutaan, meski itu digadang – gadang menjadi motor penggerak ditengah kelesuan perekonomian masyarakat dan Efisiensi.

     

    Atas kejadian ini, Rencana nya Bang Nasril Subandi Akan ikut Mengawal Rencana Rekan – Rekan Awak media dari PD.IWO, Melaporkan Kejadian ini Ke A.P.H , Agar Permasalahan ini Menjadi Terang Benderang, dan tidak Terjadi dan terulang Lagi Kepada Rekan Rekan Media dimanapun Mereka Menjalankan Tugas Dan Fungsi nya Sebagai Jurnalis.

     

    Berdasarkan hasil Laporan yang diterima Oleh salah satu Pengurus IWO Kabupaten LAMPUNG UTARA kepada Bang Nasril, dan Menceritakan Bahwa Kronologi Kejadian nya, kepada Bang Nasril Selaku Ketum KP3,

    “Saya didatangi sekitar sekira pukul 23:10 WIB, kedatangan mereka dengan menggunakan 1 unit mobil berisi 4 orang. Dia sempat melontarkan kata – kata kasar, sampai kepada ajakan ‘duel’,” ujar Hasan.

     

    Dia merasa terancam atas tindakan oknum Anggota Dewan yang juga ketua pelaksana kegiatan tersebut.

    “Selain saya, keluarga juga merasa terancam karena bahasanya mengarah kesana. Pungkas Rekan Media tersebut kepada Bang Nasril

     

    Atas kejadian tersebut, PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lampung Utara akan membawa ke ranah hukum. Dengan melaporkan bersangkutan (oknum dewan) kepada Polres Lampura, sebab telah mencederai kerja jurnalistik.

     

    “Dalam bekerja, jurnalis itu dilindungi dengan undang – undang. Kalau begini, sama saja menghalangi kerja dari Pilar ke-4 Negara Kesatuan Republik Indonesia. Khususnya Dalam kontrol sosial,” tambah Ketum KP3 bang Nazril Subandi.

     

    Fungsi kontrol sosial, sebagaimana diatur dalam Undang – Undang (UU) No.40/1999 tentang pers.

    Ini sama saja menghalang – halangi Tugas Dan Fungsi Wartawan.

    Apalagi ada ancaman sampai sampai Mengajak Duel, Bukan hanya ke awak media keluarganya juga ikut di Ancam.

    Hal ini Tentu Tidak Mencerminkan Sebagai Wakil Rakyat , Pungkas Bang Nasril.

     

    Sangat Disayangkan kejadian tersebut, dan menilai tindakan Oknum Anggota Dewan DPRD Lampung Utara ini, Sedikit Arogan, serta tak beretika. Tidak Mencerminkan sebagai wakil Rakyat

    Karna Sudah sampai mendatangi rumah dan mengintimidasi wartawan beserta keluarganya.

     

    Disampaikan by: Redaksi VIBRASI News.com ( irhamsyah,AKA)

  • LOUCING PERDANA BUMDES NYAPAH MENDAKI. RT 008 / RW 003Desa Nyapah Banyu Kecamatan Abung Pekurun.

    Alhamdulillah pada Hari ini Jum’at 26 September tahun 2025, Bapak Waliyo Selaku Ketua BUMDES, Didampingi Oleh Kepala Desa Nyapah Banyu, Bapak Robet Andi Kusuma, S.pd , pada hari ini Jum’at 26 September 2025, Telah Merealisasikan

    Program BUMDES Tahap Pertama, dengan Jumlah Anak Bebek Sekitar 500 sampai 1000 Ekor,

    Dan Tahap Selanjutnya

    Sekitar 15 hari sampai sebulan, Akan Ditambah Lagi, secara Ber angsur angsur hingga Mencapai 3000 Ekor atau Lebih,secara Bertahap.

    Mengingat Tahap Awal ini, Kata Ketua Bundes, Bapak Waliyo Kepada Kontributor Awak Media Vibrasi News.com, Merupakan Uji Coba Tahap awal.

    Mengingat Cuaca sekarang ini sedang Berubah ubah,

    Sementara Anak Bebek Belum bisa Beradaptasi dengan Lingkungan Kandang Baru nya, Takutnya pada Mati Karna Vaktor Cuaca dan lingkungan Kandang,

     

    Guna Penetralisasi dan Meng Antisipasi terjadi nya kematian Ternak bebek

    Maka dari itu Ketua BUMDES, Memasukan Bibit Ternak Bebek secara Ber angsur angsur, Demi untuk Mengurangi Resiko Kematian, Pungkas nya.

     

    BUMDES NYAPAH MENDAKI di wilayah Kecamatan Abung Pekurun, Tepat nya di Desa Nyapah Banyu.

    Bergerak Dibidang Peternakan dan Penggemukan Itik Paking,

    Bertujuan Untuk Meningkatkan Perekonomian Desa, Serta Memberi Edukasi Kepada Masyarakat Desa Nyapah Banyu khusus nya dan Masyarakat Lain diluar wilayah Desa Nyapah Banyu Pada Umum nya,

    Dan juga dapat Meningkatkan Penghasilan Bagi Masyarakat Desa Nyapah Banyu,

    Serta Membuka Peluang Usaha Bisnis Bagi Masyarakat Desa Nyapah Banyu.

    Kedepan nya Ketua BUMDES Menyatakan,

    Agar Usaha Penggemukan Bebek Pedaging ini bisa dapat Memenuhi Pangsa Pasar Para Pedagang Pecel lele dan Rumah Makan Rumah makan di Wilayah Kabupaten Lampung Utara.

    Mengingat Peluang Usaha ini masih Terbuka Lebar, karna Pemasok Bebek Untuk Pelaku Usaha Rumah makan masih sedikit , dan Tidak Menutup Kemungkinan Bisa Seluruh Kabupaten di Provinsi Lampung ini, Kita sebagai Penyuplai, Gurau nya Penuh semangat.

     

    Yang Pasti nya Bisa Membuka Peluang Bisnis Usaha, dan Meningkatkan Ketahanan Pangan

    Sesuai Dengan Program Pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto.

     

    Dalam Rangka Peresmian Loucing Perdana BUMDES NYAPAH MENDAKI, Turut Hadir bapak Camat Abung Pekurun, M.HANTARAN.SE.MM,

    Kapolsek Abung Barat yang diwakilkan oleh Kasubsektor: IPDA M.Fauzan

     

    Babinsa: Serda Sutrisno,

     

    Pendamping Desa Nyapah Banyu Robet Andi Kusuma.S.pd,

     

    Ketua BPD Desa Nyapah Banyu.

    Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Para Ketua Dusun, RT , RW dan Masyakarat sekitar Wilayah Desa Nyapah Banyu.

     

    Dari Kecamatan Abung Pekurun, Desa Nyapah Banyu RT 08 / RW 003

     

    Pada Kesempatan ini Bapak Camat Abung Pekurun M.Hantaran.SE.MM, Berharap agar Bumdes Di desa Nyapah Banyu Bisa dapat Mengerakan Roda Perekonomian Masarat desa Nyapah banyu, serta Menjadi Tempat Edukasi masyarakat dan Pak Camat Berharap Agar BUMDES ini lebih Maju lagi kedepan nya.

    Pada kesempatan ini, Pak Camat Menyampaikan bahwa Desa Nyapah banyu Akan Lebih Maju dari sisi Infrastruktur nya , dikarenakan insyaa Allah dalam waktu yang tidak lama lagi akan di Bangun Jalan Pisau dengan Panjang 570 meter dan Infrastruktur jalan inpres 4 kilo meter dari Pekurun Udik ke Nyapah banyu, mari kita sama sama mendo’a kan agar Desa Nyapah Banyu ini Lebih Maju lagi di bawah Kepemimpinan Kades Robet Andi Kusuma.S.pd.

     

     

    Kontributor Jurnalis Media Vibrasi News.com, Irhamsyah Menyampaikan dari Lokasi .

  • LOUCING PERDANA BUMDES NYAPAH MENDAKI. RT 008 / RW 003,Desa Nyapah Banyu Kecamatan Abung Pekurun.

    Alhamdulillah pada Hari ini Jum’at 26 September tahun 2025, Bapak Waliyo Selaku Ketua BUMDES, Didampingi Oleh Kepala Desa Nyapah Banyu, Bapak Robet Andi Kusuma, S.pd , pada hari ini Jum’at 26 September 2025, Telah Merealisasikan

    Program BUMDES Tahap Pertama, dengan Jumlah Anak Bebek Sekitar 500 sampai 1000 Ekor, Dan Tahap Selanjutnya Sekitar 15 hari sampai sebulan, Akan Ditambah Lagi, secara Ber angsur angsur hingga Mencapai 3000 Ekor atau Lebih,secara Bertahap.

    Mengingat Tahap Awal ini, Kata Ketua Bundes, Bapak Waliyo Kepada Kontributor Awak Media Vibrasi News.com, Merupakan Uji Coba Tahap awal.

    Mengingat Cuaca sekarang ini sedang Berubah ubah,

    Sementara Anak Bebek Belum bisa Beradaptasi dengan Lingkungan Kandang Baru nya, Takutnya pada Mati Karna Vaktor Cuaca dan lingkungan Kandang,

    Guna Penetralisasi dan Meng Antisipasi terjadi nya kematian Ternak bebek

    Maka dari itu Ketua BUMDES, Memasukan Bibit Ternak Bebek secara Ber angsur angsur, Demi untuk Mengurangi Resiko Kematian, Pungkas nya.

    BUMDES NYAPAH MENDAKI di wilayah Kecamatan Abung Pekurun, Tepat nya di Desa Nyapah Banyu.

    Bergerak Dibidang Peternakan dan Penggemukan Itik Paking,

    Bertujuan Untuk Meningkatkan Perekonomian Desa, Serta Memberi Edukasi Kepada Masyarakat Desa Nyapah Banyu khusus nya dan Masyarakat Lain diluar wilayah Desa Nyapah Banyu Pada Umum nya,

    Dan juga dapat Meningkatkan Penghasilan Bagi Masyarakat Desa Nyapah Banyu,

    Serta Membuka Peluang Usaha Bisnis Bagi Masyarakat Desa Nyapah Banyu.

    Kedepan nya Ketua BUMDES Menyatakan,

    Agar Usaha Penggemukan Bebek Pedaging ini bisa dapat Memenuhi Pangsa Pasar Para Pedagang Pecel lele dan Rumah Makan Rumah makan di Wilayah Kabupaten Lampung Utara.

    Mengingat Peluang Usaha ini masih Terbuka Lebar, karna Pemasok Bebek Untuk Pelaku Usaha Rumah makan masih sedikit , dan Tidak Menutup Kemungkinan Bisa Seluruh Kabupaten di Provinsi Lampung ini, Kita sebagai Penyuplai, Gurau nya Penuh semangat.

    Yang Pasti nya Bisa Membuka Peluang Bisnis Usaha, dan Meningkatkan Ketahanan Pangan

    Sesuai Dengan Program Pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto.

    Dalam Rangka Peresmian Loucing Perdana BUMDES NYAPAH MENDAKI, Turut Hadir bapak Camat Abung Pekurun, M.HANTARAN.SE.MM,

    Kapolsek Abung Barat yang diwakilkan oleh Kasubsektor: IPDA M.Fauzan

    Babinsa: Serda Sutrisno,

    Pendamping Desa Nyapah Banyu Robet Andi Kusuma.S.pd,

    Ketua BPD Desa Nyapah Banyu.

    Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Para Ketua Dusun, RT , RW dan Masyakarat sekitar Wilayah Desa Nyapah Banyu.

    Dari Kecamatan Abung Pekurun, Desa Nyapah Banyu RT 08 / RW 003

    Pada Kesempatan ini Bapak Camat Abung Pekurun M.Hantaran.SE.MM, Berharap agar Bumdes Di desa Nyapah Banyu Bisa dapat Mengerakan Roda Perekonomian Masarat desa Nyapah banyu, serta Menjadi Tempat Edukasi masyarakat dan Pak Camat Berharap Agar BUMDES ini lebih Maju lagi kedepan nya.

    Pada kesempatan ini, Pak Camat Menyampaikan bahwa Desa Nyapah banyu Akan Lebih Maju dari sisi Infrastruktur nya , dikarenakan insyaa Allah dalam waktu yang tidak lama lagi akan di Bangun Jalan Pisau dengan Panjang 570 meter dan Infrastruktur jalan inpres 4 kilo meter dari Pekurun Udik ke Nyapah banyu, mari kita sama sama mendo’a kan agar Desa Nyapah Banyu ini Lebih Maju lagi di bawah Kepemimpinan Kades Robet Andi Kusuma.S.pd.

     

    Redaksi Media Vibrasi News.com, Irhamsyah.

  • Diduga Lindungi Pelaku Rudapaksa, Masyarakat Desa, Minta Bupati Copot Kades Sabuk Empat

    Kota Bumi,24 September 2025|vibrasinews.com

    Puluhan masyarakat desa sabuk empat, yang tergabung dalam forum masyarakat desa sabuk empat bersatu, (FMSEB) menggelar aksi di kantor DPRD dan kantor Pemda Lampung Utara. Rabu 24 September 2025.

     

    Kedatangan masyarakat desa tersebut, meminta bupati Lampung Utara mencobot jabatan oknum kepala desa sabuk empat, meminta DPRD mengawal permasalahan sampai tuntas, dan meminta polres Lampung Utara mengadili pelaku sedalam dalam nya.

     

    Dimana kepala desa sabuk empat dinilai mereka telah melindungi pelaku rudapaksa terhadap anak dibawah umur hingga hamil, yang terjadi di desa sabuk empat, yang diketahui pelaku adalah aparat desa setempat dan masih kerabat dari kepala desa sabuk empat.

     

    Perwakilan aksi, yang dikomandoi paman korban ikson Suud, di terima oleh asisten 1 Pemkab Lampung Utara Mat Soleh.

     

    Usai pertemuan itu, Ikson Suud mengucapkan terima kasih kepada pemkab Lampung Utara yang telah menyambut dan menerima aspirasi dan keluhan serta harapan masyarakat desa sabuk empat.

     

    ” Allhamdulillah, dari hasil pertemuan dengan pihak Pemkab Lampung Utara, dalam waktu dekat Pemkab akan bentuk Tim investigasi, dalam kasus dugaan kepala desa sabuk empat, yang melindungi pelaku cabul,” kata Ikson Suud.

     

    Dan dalam hal ini, lanjut dia, Pemkab akan transparan dengan juga melibatkan dua aktifis dalam tim, sudah sepakat tadi didalam , ucapnya.

     

    Dan tuntutan kita agar bupati segera mencopot dan memberhentikan kepala desa sabuk empat, karena diduga melindung pelaku cabul.

     

    Jika tuntutan kami tidak diakomodir, maka saya jamin kami akan mengerahkan massa, baik dari pihak keluarga ataupun masyarakat, lebih besar dari hari ini, tegasnya.

     

    Sebelumnya, ramaj diberitakan, R (50) pria payuh baya warga desa sabuk empat kecamatan abung kunang diduga telah merudapaksa tetangganya sendiri yang masih dibawah umur hingga hamil.

     

    Ironisnya, alih-alih mendapat perlindungan, keluarga korban justru merasa mendapat intimidasi dari Kepala Desa setempat yang diduga berusaha melindungi pelaku karena masih memiliki hubungan keluarga dan jabatan sebagai aparatur desa.

     

    Kasus ini terungkap setelah pihak sekolah curiga melihat kondisi korban. Saat dipanggil ke ruang guru, barulah diketahui korban dalam keadaan hamil. Kabar tersebut membuat ayah korban, Rudi Yanto, jatuh pingsan tak sadarkan diri.

     

    “Saya tidak pernah menyangka pelaku tega melakukan itu pada anak saya, padahal dia sudah seperti saudara saya sendiri,” ujar Rudi dengan suara bergetar.

     

    Disampaikan Redaksi:Media Vibrasi News.com

    ( Irhamsyah)

  • Gubernur Lampung Bangun Jalan  Tertunda, Sewa Mobil Jalan Terus

    Dikutip Dari laman Berita-indonesia.com

    Redaksi Berita Indonesia by Redaksi Berita Indonesia September 23, 2025

    Diteruskan Rekasi Media vibrasinews.com-

    Bangun Jalan Tertunda, Sewa Mobil Jalan Terus Sambung

    Ketua KPPP soroti pemborosan anggaran di Lampung: sewa mobil dinas tembus miliaran rupiah, sementara pembangunan infrastruktur rakyat justru mangkrak.

     

    Lampung Utara – Ironi penggunaan anggaran kembali mencuat di Lampung. Di tengah kondisi rakyat yang mengeluhkan jalan rusak dan pembangunan infrastruktur yang tak kunjung terealisasi, sejumlah kepala dinas justru menggelontorkan dana hingga Rp13–18 juta per bulan untuk sewa mobil dinas. Jika dikalkulasi, total biaya yang dihabiskan mencapai Rp1,8 miliar per tahun – setara dengan anggaran awal perbaikan puluhan titik jalan rusak di kabupaten.

     

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Pemantau Pelaksanaan Pembangunan (DPP KPPP), Nasril Subhandi, menilai kebijakan tersebut sangat tidak tepat di saat pemerintah pusat sedang gencar mendorong efisiensi anggaran.

     

    “Saya meminta secara terbuka kepada Gubernur Lampung agar segera mengevaluasi anggaran sewa mobil oleh kepala dinas di kabupaten. Jangan sampai rakyat yang dirugikan hanya karena gaya hidup birokrasi yang tidak peka,” tegas Nasril, yang akrab disapa Bang Nas, melalui pesan terbuka di grup WhatsApp.

    Pembangunan Jalan Tertunda

    Bang Nas menyoroti adanya ketimpangan antara belanja aparatur dengan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. Ia mencontohkan kondisi jalan rusak di Kabupaten Lampung Utara dan Tulang Bawang Barat yang bertahun-tahun tidak tersentuh pembangunan karena alasan keterbatasan anggaran.

    > “Jika pembangunan jalan yang notabene untuk kepentingan rakyat harus tertunda, tetapi sewa mobil dinas yang nilainya mencapai belasan juta bisa jalan, lalu kemana hati nurani mereka?” sindirnya.

    Menurut data KPPP, sedikitnya terdapat 35 titik jalan rusak parah di Lampung Utara yang memerlukan anggaran sekitar Rp1,8 miliar untuk perbaikan awal. Ironisnya, angka ini hampir setara dengan biaya sewa mobil dinas dalam satu tahun.

    Kontras dengan Arahan Presiden

    Kebijakan sewa mobil dinas di tengah keterbatasan fiskal dinilai sangat bertolak belakang dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan agar seluruh elemen pemerintahan mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.

    “Presiden sudah jelas mengarahkan agar efisiensi anggaran dilakukan, termasuk menunda belanja yang tidak prioritas. Tapi di daerah justru muncul kebijakan yang mencederai rasa keadilan publik,” tambah Bang Nas.

    Kepala Daerah Diminta Peka

    Menurut KPPP, sewa mobil dinas dengan biaya fantastis bukan hanya persoalan teknis anggaran, tetapi juga soal moralitas dan sensitivitas sosial seorang pejabat publik.

    “Seorang kepala daerah seharusnya peka dengan kondisi rakyatnya. Jangan sampai ada kesan pejabat lebih mementingkan kenyamanan pribadi ketimbang pembangunan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bang Nas.

    Ketua Umum DPP KPPP itu menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat praktik pemborosan anggaran di daerah.

    > “Kami siap menyampaikan laporan resmi ke BPK maupun KPK jika praktik sewa mobil yang menguras miliaran rupiah ini terus dibiarkan. Rakyat butuh jalan bagus, bukan pejabat bergaya,” tegasnya.

    Ia mengingatkan bahwa pejabat publik tidak hanya diukur dari kebijakan teknis, melainkan juga dari moralitas dan kepedulian terhadap masyarakat kecil.

     

    Di sisi lain, masyarakat Lampung berharap Gubernur segera turun tangan dan mengambil langkah tegas. Apalagi Presiden Prabowo Subianto sudah mengingatkan agar belanja daerah diarahkan ke kepentingan rakyat, bukan kebutuhan birokrasi yang tidak mendesak.

     

    Kini bola panas ada di tangan pemerintah daerah. Apakah mereka berani memangkas anggaran sewa mobil demi memperbaiki jalan rakyat? Atau rakyat kembali harus menelan debu jalan rusak sementara pejabat melenggang nyaman dengan mobil sewaan mewahnya?

     

    Tagar:

     

    #LampungDaruratAnggaran

    #StopPemborosan

    #SewaMobilDinas

    #UangRakyat

    #EfisiensiAnggaran

    #KeadilanSosial

    #LampungBerbenah

    #BangunJalanBukanGaya.

     

    Diteruskan Darilaman Redaksi Berita Indonesian.

     

    Oleh: Redaksi Vibrasi News.com

  • DUGAAN INTERVESI KADES Sabuk Empat, Kabupaten Lampung Utara – Lampung

    Selasa 23 September 2025 Vibrasi News.com

    Dugaan Keterlibatan Oknum Kades Sabuk 4.,ibu Anita,S.E, M.Ag. dalam melakukan intervensi terhadap korban pencabulan,dan dugaan keberpihakan oknum kepala Desa terhadap pelaku, yang terindikasi masih kerabat oknum kades

    Perbuatan Oknum Kades Sabuk 4 adalah:Diduga Telah Menyuruh Korban Membuat Surat Pernyataan Secara Sepihak, Kepada Korban Pencabulan anak dibawah umur Tanpa ada Persetujuan dan Musyawarah Dengan Orang Tua Korban .

    Dalam hal ini, Oknum Kades dan Para Perangkat desa Sabuk Empat tentu sudah Menyalahi Aturan dan Melanggar Hukum.

    Kuat Dugaan Pelaku Pencabulan Masih Kerabat dekat Oknum Kades Sabuk Empat , sehingga Bu Kades Sibuk Empat Ber Upaya Mendamaikan dengan Jalan Sepihak, Tanpa Kompromi dengan Keluarga Korban,

    Terbukti didalam Surat Peryataan Kesepakatan tanggal 11 September 2025, yang tidak ada Tanda tangan Kedua Orang tua Korban, kalau dilihat dari surat Pernyataan tersebut Di duga Korban Membuat statement atas Tekanan

    karna Pencabulan Anak dibawah umur tidak bisa dianggap Remeh, atau Sepele.

    Berdasarkan Perbuatan tersebut, pelaku dapat dijerat dalam pasal 81 ayat 2 atau pasal 82 ayat 1. Undang Undang nomor 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah, Pengganti undang undang nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi undang undang, dengan Ancaman Pidana maksimal 15 tahun Penjara.

    Kasus ini Menjadi Perhatian Publik, dan selalu dikawal supaya Pelaku nya segera di tangkap dan di Proses secara Hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia .

     

    Pada kesempatan ini Tim Investigasi Media Vibrasi News.com, Meminta Tanggapan Ketua UPTD PPA kabupaten Lampung Utara, ibu Yuyun, Menyangkut Masalah Pencabulan anak dibawah Umur yang terjadi di Desa Sabuk 4.

     

    Bu Yuyun Menyatakan, akan terus Mengawal Kasus ini sampai Ke Persidangan, Supaya Membuat Epek Jera kepada Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur.

    Redaksi: Vibrasi News.com


  • Adik sekaligus anak didik dari Pratu Satria Jaya, Kodim 0412/Lampung Utara Raih Medali Perak Tinju Amatir.

    Rizki Azan RamadaniBandar Lampung- Toreh Juara 2 Medali Perak Tinju Amatir Lampung, Adik dari Prajurit Kodim 0412/Lampung Utara, Pratu Satria Jaya, Riski Azan Ramadhani mengikuti Kejuaraan Tinju Amatir Lampung’s Craziest Combat Show Event Vol 4 2025′

    Tinju Amatir yang dilaksanakan pada tanggal 21 september 2025 Tepatnya digelar di dalam Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Provinsi Lampung selama 2 hari. Yang dibuka langsung oleh Bapak Piterhari.

    Tinju Amatir yang Lebih dari 200 orang atlet Petinju yang turun di kejuaraan ini. Bahkan tidak hanya Provinsi Lampung, namun ada beberapa Provinsi yang turut mengirimkan petinjunya, seperti Provinsi Banten, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi.

    Memasuki Ronde awal, hingga berakhir di Ronde 3 Pertandingan, Lawan Pesaingnya bernama Devano, dengan Pimpinan Wasit saudara Fajar memberikan keputusan Akhir kemenangan Point untuk Devano di partai Final.

    Medali perak Juara 2 diraihnya pada Edisi Kelas mini junior 45Kg, Lampung’s Craziest Combat Show Event Vol 4 2025’

    Ini merupakan pertandingan pertama Riski Azan Ramadhani di ajang Boxing Mini Junior kelas tersebut.

    Riski azan ramadhani yang merupakan Atlit Boxing yang berasal dari Kecamatan Sungkai Selatan, Kab. Lampung Utara, ia juga merupakan adik dari seorang Prajurit TNI-AD Kodim 0412/Lampung Utara, yang pernah menjuarai Tinju Amatir tahun 2023. Kini Adiknya juga mengikuti Camp latihan di Sasana Black Tiger Kotabumi Lampung Utara.

    Edisi ini menandai pertama kalinya, dirinya mengikuti ajang Boxing lampung’s craziest combat show event vol 4 2025’sekaligus membawakan nama harum perwakilan Provinsi Lampung menuju Edisi Tingkat Selanjutnya.

    Terpisah, kapok tuud Dim 0412 lampung utara Peltu masri sangat bangga dan berterima kasih kepada Prajuritnya Pratu Satria Jaya, yang telah mendidik dan melatih adiknya sehingga Mendapatkan Medali Perak Juara 2. Ini semua berkat dukungan dari semua pihak termasuk Pelatihnya Saudara Ginting yang telah membawa dan melatihnya selama pelatihan.

    Terimakasih banyak, Event ini sangat baik untuk melahirkan Generasi dan Talenta muda berbakat di ajang Tinju Amatir, Saya Yakin, dengan semangat juang dan disiplin latihan yang tinggi, dapat membawanya ke Event selanjutnya.

    Melalui Ajang boxing lampung’s craziest combat show event vol 4 2025’Bandar Lampung yang diselenggarakan oleh PERTINA (Pengurus Provinsi Lampung Persatuan Tinju Amatir Indonesia), bersama Jajaran Kadispora, dapat mencetak dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di Kancah Nasional maupun Internasional.Adik sekaligus anak didik dari Pratu Satria Jaya, Kodim 0412/Lampung Utara Raih Medali Perak Tinju Amatir.

    Tetap jaga Sportivitas, baik di dalam arena Pertandingan maupun di luar pertandingan. Semoga dapat terus melahirkan Petinju² Muda yang berbakat.”Pungkas kapok tuud Dim 0412 lampung utara Peltu masri “.#

     

    Sumber : https://babinsakomandowilayah.blogspot.com

  • PEMBANGUNAN RABAT BETON DI DESA PEKURUN UDIK RAMPUNG.,TINGKATKAN AKSES MASYARAKAT

    Kotabumi Lampung Utara 20/9/2025|vibrasinews.com

    Perintah Desa Pekurun Udik Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara Telah Menyelesaikan Pembangunan Jalan Rabat Beton Dan Dua Gorong-Gorong Sebagian Dari Upaya Meningkatkan Infrastruktur Dan Aksesibilitas Warga Desa.

    Kegiatan Pembangunan Jalan Berserta Dua Gorong-Gorong Ini Berlokasi Di RT.04 Dusun 111 Belimbing Jaya Dengan Volume Sepanjang 395 x 2,5 x 0.15 Meter Proyek Tersebut Menelan Angaran Sebesar Rp 223.291.600,- Untuk Pembuatan Gorong-Gorong Dalam Satu Titik Nya Menelan Anggaran Rp 6.387.000,-Yang Bersumber Dari Dana Desa 2025 Waktu Pelaksanaan 90 Hari.

    Pelaksanaan Kegiatan Dilakukan Secara Swakelola,Dengan Melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Dan Partisipasi Aktif Masyarakat Setempat.

    Kepala Desa Pekurun Udik Bapak Amar Ma Ruf,Menyampaikan apresiasi Atas Kerjasama Dan Dukungan Dari Semua Pihak Yang Telah Membantu Dalam Proses Pembangunan Jalan Tersebut ia Berharap Jalan Yang Sudah Di Bangun Dapat Memberikan Manfaat Besar Bagi Mobilitas Warga Khususnya Dalam Memperlancar Akses Transfortasi Dan Kegiatan Ekonomi Di Wilayah Tersebut .

    Pembangunan Jalan Ini Adalah Bentuk Komitmen Pemerintah Desa Dalam Memperhatikan Kebutuhan Dasar Masyarakat Kami Berharap fasilitas ini Dapat Menunjang Kelancaran Aktivitas Warga Dan Menigkatkan Kesejahteraan Masyarakat ,’ Ujarnya.

    Dengan Selesainya Pembangunan Jalan Ini Masyarakat Dusun 111 Belimbing Jaya Dapat Menikmati Akses Jalan Yang Lebih Baik Terutama Untuk Keperluan Pertanian Dan Transportasi Sehari-hari.

     

    Vibrasi News.com ( SOPAN Jp )

  • Liputan Investigasi – Dugaan Pungli Program PTSL di Kotabumi – Kabupaten Lampung Utara Liputan Investigasi – Dugaan Pungli Program PTSL di Kotabumi – Kabupaten Lampung Utara 

    Rabo 10 September2025| Vibrasinews.com

    Warga Bayar Jutaan Rupiah, Sertipikat Tak Kunjung Terbit

    Kotabumi, Lampung Utara – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digadang pemerintah sebagai solusi sertipikasi tanah gratis, kini dipertanyakan pelaksanaannya di Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi. Sejumlah warga menduga adanya pungutan liar (pungli) setelah diminta membayar biaya hingga Rp1,2 juta, jauh di atas ketentuan resmi, namun sertipikat tanah tak kunjung mereka terima.

    Pak Sujai, Ketua RT 03 Lingkungan 9, mengonfirmasi bahwa sedikitnya ada delapan warganya yang mendaftar PTSL melalui kelurahan. “Memang ada yang ikut, jumlahnya sekitar delapan orang,” ujarnya saat ditemui.

    Kesaksian Warga: Bayar Lunas, Hasil Nol

    Salah seorang warga, Nugroho, mengaku mengikuti program PTSL pada tahun 2023 lalu dengan membayar Rp1.200.000. “Saya sudah bayar lunas, tapi sampai sekarang sertipikat belum ada. Tidak ada kejelasan sama sekali,” ungkapnya.

    Pengakuan serupa datang dari dua warga lain, Sumari dan Barmawi, yang juga membayar jumlah sama untuk program tersebut. Namun, kondisi mereka tak berbeda: sertipikat tak pernah sampai di tangan.

    “Kalau memang ada biaya resmi, kami paham. Tapi kalau sampai jutaan rupiah, itu jelas membebani. Apalagi ini katanya program gratis dari pemerintah,” kata Sumari dengan nada kecewa.

    Fakta Hukum: Seharusnya Gratis, Bukan Jutaan

    Berdasarkan aturan, PTSL dibiayai penuh oleh negara. Hal ini ditegaskan dalam Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2018 serta Permen ATR/BPN No. 12 Tahun 2017 jo. No. 6 Tahun 2018.

    Sesuai SKB 3 Menteri (ATR/BPN, Mendagri, Mendes PDTT) Tahun 2017, biaya yang boleh dibebankan ke masyarakat hanya untuk materai, patok tanah, fotokopi berkas, dan operasional desa, dengan batas maksimal Rp150.000.

    Artinya, pungutan mencapai jutaan rupiah bukan hanya pelanggaran aturan, tetapi berpotensi kuat masuk kategori pungutan liar (pungli).

    Diduga Ada Oknum Bermain

    Dari hasil penelusuran awal, kuat dugaan ada oknum di tingkat kelurahan yang memanfaatkan program nasional ini untuk kepentingan pribadi. Skema pungli biasanya dilakukan dengan dalih “biaya administrasi” atau “biaya pengurusan tambahan”, padahal jelas tidak tercantum dalam aturan resmi.

    Jika praktik semacam ini dibiarkan, bukan hanya merugikan warga, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap program strategis nasional Presiden Jokowi dalam bidang reforma agraria.

    Tuntutan Warga: Usut Tuntas, Tindak Tegas

    Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya Polres Lampung Utara, segera membuka penyelidikan atas dugaan pungli ini.

    “Jangan sampai masyarakat kecil terus jadi korban. Kami minta Presiden RI, Menteri ATR/BPN, dan aparat kepolisian turun tangan. Ini harus ditindak tegas,” tegas salah seorang warga.

     

    Kasus ini menjadi catatan penting: program yang dirancang untuk menyejahterakan rakyat, jangan sampai dikotori praktik pungli di tingkat bawah. Jika benar terbukti ada penyelewengan, maka penegakan hukum tidak bisa ditawar lagi.

     

    Disampaikan oleh

    Redaksi : Vibrasi News.con

    Badan Advokasi Indonesia

     

    Irhamsyah

  • Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., menerima audiensi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten 

    Lampung Utara pada Selasa (9/9/2025), bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati Lampung Utara.

    Lampung utara,9 September2025| Vibrasinews.com

    Audiensi ini dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi antara Pemerintah Daerah dengan mahasiswa, khususnya IMM, terkait peran serta generasi muda dalam pembangunan daerah. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi mahasiswa guna mendorong kemajuan Lampung Utara.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada IMM Lampung Utara yang senantiasa menjaga komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten serta aktif menyuarakan berbagai isu kebangsaan dan daerah. Menurutnya, hal ini menunjukkan kedewasaan berorganisasi serta komitmen mahasiswa dalam mengawal dinamika pembangunan.

    Terkait rencana kehadiran tokoh nasional Rocky Gerung dalam agenda dialog yang akan diselenggarakan IMM Lampung Utara, Wakil Bupati memberikan dukungan sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapan yang matang.

    “Kita berharap kegiatan ini berjalan baik dan lancar, sehingga dapat menjaga nama baik Kabupaten Lampung Utara di mata publik,” ujar Wakil Bupati.

    Sementara itu, Ketua IMM Lampung Utara, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang baik dari Wakil Bupati. Ia menegaskan bahwa IMM siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah.

    “Kami berharap IMM dapat terus bersinergi dengan pemerintah, tidak hanya dalam memberikan kritik dan masukan, tetapi juga dalam turut berkontribusi nyata terhadap pembangunan di Lampung Utara,” ujarnya.

    Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi yang lebih konkret antara IMM dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

    Redaksi: Vibrasi News.com ( Irham )