Kategori: HEADLINE

  • Camat Abung Tinggi Bapak Ibrahim Haji, S.IP. Pimpin Rapat Koordinasi, Dorong Sinergi Antar Instansi untuk Pembangunan Masyarakat

    Vibrasinews.com

    Lampung Utara, 11 Desember 2025 – Camat Abung Tinggi Bapak Ibrahim Haji, S.IP. secara langsung memimpin rapat koordinasi yang diadakan pada hari Kamis, 11 Desember 2025 di Kantor Kecamatan Abung Tinggi. Acara ini ditujukan untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama yang efektif antar berbagai instansi, lembaga, serta kepala desa sekecamatan dalam menjalankan tugas dan layanan kepada masyarakat.

    Hadir dalam rapat tersebut adalah kepala desa sekecamatan, perwakilan Danramil, Kapolsek, Kepala KUA, perwakilan Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Puskesmas, Tim Pengrak PKK, Pendamping PKH, Pendamping Desa, dan perwakilan TKSK.

     

    Dalam sambutannya, Bapak Ibrahim Haji, S.IP. menyampaikan pentingnya kolaborasi yang erat antar semua pihak untuk merespons kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan yang merata di Kecamatan Abung Tinggi. “Kita semua memiliki tugas yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui sinergi ini, kita bisa mengoptimalkan sumber daya dan menghindari tumpang tindih pekerjaan,” ujarnya.

     

    Selama rapat, para peserta membahas berbagai agenda kunci, antara lain peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui Puskesmas, program pendukung pertanian dan perikanan,serta implementasi program pemberdayaan keluarga dan masyarakat miskin seperti PKH dan program PKK.

     

    Rapat ini diakhiri dengan foto bersama, serta kesepakatan untuk menangani beberapa agenda prioritas dan menjadwalkan koordinasi berkala dengan mengundang dinas-dinas terkait guna memantau perkembangan pelaksanaan program.

    Redaksi Vibrasi News.com

     

     

    Darmawan

  • *BREAKING NEWS* 14 Siswa Jadi Korban Tertabrak Mobil di SDNegri 01 Kali Baru, Dilarikan ke RSUD Cilincing*

    Kamis, 11 Desember 2025|vibrasinews.com

    sekitar pukul 06.30 WIB, sebuah kecelakaan tragis terjadi di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Sebuah mobil blindvan pengangkut makanan MBG nyelonong masuk ke lapangan sekolah, menabrak siswa dan siswi serta guru yang sedang berbaris dan belajar di lapangan upacara.

    Duduga pengemudi ingin menginjak rem, namun yang diinjak pedal gas, sehingga mobil nyelonong masuk ke lapangan upacara. Terdapat kurang lebih 14 siswa/siswi yang menjadi korban luka-luka dalam musibah kecelakaan ini. Beberapa diantaranya menderita luka yang cukup serius dan sedang dalam penanganan jajaran RSUD Cilincing.

    “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Kami berharap para korban dapat segera pulih dan tidak meninggalkan trauma,” ujar salah satu guru di SDN Kalibaru 01.

     

    Kami juga mengimbau kepada para penyedia program dapur MBG untuk menyiapkan dan merekrut pekerja yang profesional, bukan hanya untuk bagian dapur, namun juga untuk driver dan helper pengirim makanan ke sekolah-sekolah.

     

    Semoga kejadian ini tidak terulang kembali untuk kedepannya. Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru.

     

    Update: saat ini Para korban sedang dalam Penanganan di RSUD Cilincing. Kami akan Memberikan informasi terbaru segera setelah ada perkembangan

    Disampaikan Redaksi Vibr


    asi News.com

  • Jembatan Kritis di Aceh Timur Terabaikan, Warga Khawatirkan Jalur Evakuasi

    Aceh Timur 4 Desember Tahun 2025|vibrasinews.com –

     

    Warga di dua desa, Seuneubok Rambong dan Kampung Jalan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait kondisi sebuah jembatan vital yang menghubungkan kedua wilayah mereka. Jembatan ini, menurut warga, berada dalam kondisi memprihatinkan dan belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat selama bertahun-tahun.

     

    Jembatan tersebut bukan sekadar penghubung antar desa, melainkan juga jalur evakuasi utama bagi masyarakat setempat, terutama saat terjadi bencana alam seperti banjir. Kondisinya yang rusak parah menimbulkan kekhawatiran besar, mengingat pentingnya akses cepat dan aman dalam situasi darurat.

     

    “Setiap tahun kami berharap ada perbaikan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujar salah seorang warga Kampung Jalan. “Jembatan ini sangat penting bagi kami, apalagi kalau ada banjir, ini satu-satunya jalan untuk menyelamatkan diri.”

     

    Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan ini. Mereka menekankan bahwa infrastruktur dasar seperti jembatan evakuasi harus menjadi prioritas utama demi keselamatan dan kesejahteraan warga. Kondisi jembatan yang rapuh tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa jika tidak segera ditangani.

    Dari Aceh Timur Kecamatan Nurussalam Redaksi Vibrasi News.con bekerja sama dengan Badan Advokasi Indonesia di lapangan Melaporkan kan.

  • Banjir Landa Simpang Ulim, Warga Kekurangan Pangan dan Butuh Bantuan Mendesak

    Aceh Timur 3 Desember 2025|Vibrasi News.com –

    Banjir parah melanda Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, menyebabkan kerusakan signifikan dan krisis pangan bagi warga Desa Ara Kundo Cot. Data terbaru menunjukkan sekitar 20 rumah hanyut diterjang banjir, sementara 30 rumah lainnya mengalami kerusakan. Kondisi ini berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga (KK) di desa tersebut.

    Warga melaporkan bahwa hingga saat ini, belum ada bantuan yang datang baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Situasi semakin memprihatinkan karena ketersediaan bahan pangan yang sangat terbatas. “Saat ini, kami hanya bisa makan singkong dan pisang rebus,” ujar seorang warga Desa Ara Kundo Cot.

     

    Kebutuhan mendesak saat ini adalah pakaian dan bahan pangan. Warga sangat berharap pemerintah pusat segera memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka yang terdampak banjir. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dan tindakan cepat dari pihak terkait agar warga Simpang Ulim dapat segera pulih dari dampak banjir.

    Disampaikan oleh Badan Advokasi Indonesia Wilayah Aceh Timur bekerjasama dengan Redaksi Media Vibrasi News.com irhamsyah

  • Antrean Panjang BBM Di wilayah Aceh Timur,Dampak Pasca Banjir Bandang.  

    Selasa 2 Desember 2025|Vibrasinews.com

     

    Pantauan Badan Advokasi Indonesia Wilayah Aceh Timur Provinsi Aceh, Disampaikan Melalui Redaksi Media Vibrasi News.com

     

    Aceh Timur – Antrean panjang kendaraan bermotor terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, hari ini, 2 Desember 2025. Kondisi ini dipicu oleh dampak pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

    Menurut pantauan di lapangan, antrean didominasi oleh sepeda motor dengan jumlah diperkirakan mencapai seribuan unit. Antrean juga melibatkan sejumlah kendaraan roda empat yang turut mengantre untuk mendapatkan pasokan bahan bakar.

     

    Berdasarkan Laporan Pantauan Badan Advokasi Indonesia diwilayah Kecamatan Aceh Timur Kecamatan Julok,

    “Kondisi ini sangat memprihatinkan, warga kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari,” Badan Advokasi Indonesia Wilayah Kabupaten Aceh Timur berharap Pemerintah Daerah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

    Pihak SPBU setempat menyatakan bahwa pasokan BBM masih terbatas akibat terhambatnya distribusi pasca banjir. Mereka berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat secepatnya.

     

    Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran distribusi BBM ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir. Diharapkan, kondisi ini dapat segera teratasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

    Disampaikan Tim Investigasi Badan Advokasi Indonesia dilapanagan Bekerjasama dengan, Redaksi Vibrasi News.com Irhamsyah

  • Pemerintahan Kabupaten Bekasi Menargetkan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Rampung di Ahir tahun2025

    Bekasi – vibrasinews.com

    Pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bekasi mulai menunjukkan hasil positif. Selain telah terbentuk secara legal, beberapa desa juga tengah memulai pembangunan fisik sebagai bagian dari implementasi program tersebut.

    Hal itu disampaikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, usai menghadiri Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Ruang Rapat Paripurna Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/11/2025). Acara ini turut diikuti secara virtual oleh pemerintah daerah se-Indonesia.

    Ida menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong percepatan pembangunan KDKMP yang telah terbentuk di 179 desa dan 8 kelurahan. Meski masih terdapat beberapa kajian lokasi yang harus diselesaikan, ia menegaskan bahwa pembangunan koperasi harus didahului oleh penyelesaian administrasi lahan secara menyeluruh, baik berupa tanah milik desa, aset daerah, maupun lahan yang menjadi kewenangan provinsi atau pemerintah pusat.

    “Semua aspek administrasi harus dipastikan jelas sebelum pembangunan dimulai. Ini penting agar proses berjalan tertib dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya.

    Ia menambahkan, KDKMP merupakan amanah konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 33 UUD 1945, yang menekankan bahwa perekonomian nasional harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Program ini diyakini akan membawa dampak besar bagi penguatan ekonomi desa melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas produktif, serta sinergi dengan berbagai program pembangunan lainnya.

    “Kita harus mendukung program ini dengan sebaik-baiknya dan mengawal agar perekonomian desa benar-benar mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” tambahnya.

    Terkait koperasi yang memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD), Ida memastikan bahwa seluruh proses harus mengikuti regulasi, termasuk musyawarah desa sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa. Hal ini penting karena pemanfaatan TKD dilakukan dengan skema sewa-menyewa sehingga memerlukan landasan hukum yang lengkap.

    “Beberapa koperasi sudah mulai dibangun. Namun seluruh koperasi yang menggunakan Tanah Kas Desa tetap harus melalui musyawarah desa, karena mekanismenya adalah sewa-menyewa,” jelasnya.

    Ida menargetkan seluruh pembangunan KDKMP di Kabupaten Bekasi dapat rampung pada tahun 2025. Pemkab Bekasi terus melakukan koordinasi intensif dengan para camat serta pemantauan melalui berbagai forum perangkat daerah untuk memastikan seluruh tahapan administratif dan teknis berjalan sesuai jadwal.

    Dengan upaya percepatan tersebut, ia berharap KDKMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemandirian desa, serta mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.

    “Target kami, tahun 2025 seluruh proses pembangunan KDKMP bisa selesai. Kami memastikan para camat menjalankan musyawarah desa serta melengkapi seluruh tahapan administratif,” ujarnya.

     

    Redaksi Vibrasi News.com irham

  • Desa Taman Jaya Salurkan Bantuan Pangan untuk 294 KPM

    Vibrasinews.com

    Lampung Utara,Desa Taman Jaya melaksanakan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk periode Oktober-November 2025. Kegiatan ini menyasar 294 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan dilaksanakan pada hari Jumat, 28 November 2025.

     

    Acara penyaluran bantuan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Taman Jaya, Suheli, beserta perangkat desa dan perwakilan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

    Kepala Desa Suheli menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warganya. Ia juga berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima.

     

    “Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat. Pemerintah desa akan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi warga Taman Jaya,” ujar Suheli dalam sambutannya.

     

    Penyaluran bantuan berjalan dengan lancar dan tertib. Para penerima manfaat mengucap kan terimakasih kepada pemerintah desa atas bantuan yang diberikan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Darmawan

  • Pemerintah Kampung Banjar masin Bagikan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Dan Minyak Goreng Kepada 68 Keluarga Penerima Mampaat Yang Tepat Sasaran Dan Transparan

    Waykanan, – Jum’at 28 November 2025|vibrasinews.com.  –

    Pmerintah kampung Banjar masin,kecamatan Baradatu,kabupaten waykanan kembali melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi bulan Oktober dan November 2025. Sebanyak 68 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan beras masing-masing sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 kilogram.

     

    Kegiatan pembagian berlangsung dengan tertib dan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari jajaran Pemerintah Kampung dan BPK,Seluruh proses pendistribusi dilakukan di balai kampung pada hari Jum’at tangal 28/11/2025 berjalan dengan tetap mengedepankan ketertiban dan pelayanan yang optimal kepada warga.

     

    Kepala kampung Banjar masin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi semua elemen masyarakat yang telah membantu kelancaran pendistribusi bantuan ini. “Bantuan beras ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Kami pemerintah kampung berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan transparan,” ungkap Zubir.

     

    Dengan terlaksananya pembagian beras CPP dan minyak goreng ini, diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat kampung.

    ( Sam’un/CS ) Vibrasi News.com

  • Pencairan Dana Desa Tahap Dua di 13 Desa Tertunda

    Bekasi – Redaksi vibrasinews.com

    Sejumlah desa di Kabupaten Bekasi kini masih menanti pencairan Dana Desa (DD) tahap dua yang hingga akhir Oktober 2025 belum juga masuk ke rekening desa. Keterlambatan pencairan ini dinilai berpotensi menghambat pelaksanaan program pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan di desa.

     

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Iman Santoso mengatakan pencairan dana desa tidak serta-merta bisa dilakukan secara cepat karena harus melalui sejumlah tahapan administrasi sesuai aturan yang berlaku. “Kami sudah memfasilitasi sejak 8 Oktober lalu. Hanya saja memang ada mekanisme atau proses yang perlu ditempuh.” kata dia, Selasa (28/10).Pembangunan Cikarang Utara

     

    Pelatihan ketahanan pangan desaPemberdayaan Masyarakat DesaSalah satunya adalah verifikasi faktual oleh camat, yang bertugas menjalankan kewenangan pemerintah berdasarkan wewenang yang diberikan oleh bupati terkait penanganan urusan otonomi daerah di tingkat kecamatan. “Setelah camat memberikan rekomendasi kepada kami di DPMD, kami lakukan pengecekan. Jika semua dokumen sudah lengkap, kami langsung membuat surat pengantar ke bagian keuangan untuk proses pencairan,” jelasnya.

     

    Dari 179 desa di Kabupaten Bekasi, saat ini hanya tersisa 13 desa yang pencairan dana desa tahap dua masih tertunda. Sementara 166 desa lainnya sudah menerima dana dimaksud. “Kami paham, desa sangat membutuhkan dana tersebut untuk menunjang kegiatan pembangunan dan lainnya. Namun kami juga harus memastikan seluruh berkas, verifikasi, dan tahapan selesai agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” tambahnya. Pembangunan Daerah Bekasi

     

    Adapun 13 desa yang pencairan dana desa tahap dua masih tertunda disebabkan beberapa faktor. Pertama, terdapat 3 desa yang belum melengkapi dokumen-dokumen yang disyaratkan. Kedua, terdapat 10 desa yang sudah menerima dana dari pagu non-earmark (alokasi dengan penggunakan tertentu), tetapi pencairan dana dari pagu earmark (alokasi tanpa ketentuan penggunaan spesifik) masih menunggu Perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 108 tahun 2024 tentang Pengalokasian Dana Desa.

     

    “Kami terus menjalin komunikasi dengan perangkat desa, kami beri pemahaman. Jika ada dokumen yang belum lengkap atau harus diperbaiki, kami meminta mereka segera memperbaikinya sebelum kembali diajukan untuk proses pencairan ke bagian keuangan,” kata dia.

    Redaksi Vibrasi News.com IRHAMSYAH

  • Pemkab Bekasi Komitmen Dukung Program TMMD untuk Pemerataan Pembangunan Desa

    JAKARTA — vibrasinews.com

     

    Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama Dandim 0509 Kabupaten Bekasi, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

     

    Kegiatan Rakornis ini membahas serangkaian agenda TMMD yang akan dilaksanakan secara serentak di 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program strategis tersebut dirancang untuk mempercepat pemerataan pembangunan desa melalui kegiatan fisik maupun nonfisik.

     

    Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, TMMD ke-126 tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat desa melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan.

     

    Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa Kabupaten Bekasi menjadi salah satu wilayah yang ditetapkan sebagai lokasi sasaran TMMD ke-126. Kegiatan pembangunan akan difokuskan di Desa Naga Cipta, Kecamatan Serang Baru.

     

    “Alhamdulillah, Kabupaten Bekasi kembali mendapat kesempatan menjadi bagian dari program TMMD. Pembangunan yang dilakukan nantinya meliputi sarana dan prasarana dasar, fasilitas umum, serta program nonfisik seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat. Kami berharap, ini menjadi solusi nyata untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian,” ujar Asep.

     

    Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sudah masuk dalam alokasi anggaran tahun 2025. Menurutnya, dari sisi efisiensi dan perencanaan, kondisi anggaran Pemkab Bekasi masih dapat mendukung secara optimal pelaksanaan TMMD.

     

    “Kegiatan ini juga telah terintegrasi dalam rencana pembangunan daerah. Dengan begitu, sinergi antara program pemerintah daerah dan program TNI dapat berjalan selaras sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

     

    Lebih lanjut, Wabup memberikan apresiasi kepada TNI yang terus konsisten menghadirkan program pembangunan melalui TMMD. Menurutnya, peran TNI dalam membangun desa memiliki nilai strategis, terutama di wilayah pelosok yang masih minim fasilitas dasar.

     

    “Kami sangat mengapresiasi upaya TNI. Kehadiran TMMD ini bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau fasilitas fisik lainnya, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kemandirian, dan rasa memiliki dari masyarakat terhadap lingkungannya. Itu yang membuat program ini istimewa,” ungkapnya.

     

    Ia menegaskan, masih banyak desa di Kabupaten Bekasi yang membutuhkan peningkatan sarana prasarana. Oleh karena itu, program TMMD menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi di tingkat desa.

     

    Wakil Bupati menuturkan bahwa keberhasilan program TMMD tidak lepas dari sinergi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, TNI, maupun masyarakat. Pemkab Bekasi berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini, termasuk dalam hal koordinasi lintas perangkat daerah.

     

    “Kami bersama dinas terkait akan memastikan bahwa program ini berjalan tepat sasaran, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemanfaatan hasil pembangunan. Tujuan akhirnya adalah agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari setiap rupiah anggaran yang digulirkan,” tegasnya.

     

    Ia menambahkan, melalui sinergi yang baik, pembangunan desa di Kabupaten Bekasi diharapkan dapat lebih merata, tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota, melainkan menjangkau wilayah pelosok yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

     

    Sebagai penutup, Wabup Asep Surya Atmaja menyampaikan harapannya agar pelaksanaan TMMD ke-126 menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan ketahanan nasional dari tingkat desa.

     

    “Dengan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami optimis TMMD ke-126 akan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan di Kabupaten Bekasi, serta mendukung pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk membangun desa, menata daerah, dan memperkuat bangsa.”pungkasnya.

    Redaksi Vibrasi News.com. IRHAMSYAH