Kategori: Berita

  • Torehkan Prestasi Gemilang, Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Curi Panggung Kejuaraan FLS3N

    Torehkan Prestasi Gemilang, Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Curi Panggung Kejuaraan FLS3N

    LAMPUNG UTARA – Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi torehkan prestasi membanggakan pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten tahun 2025.

    Juara I – III disabet oleh empat siswa perwakilan SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi dalam empat kategori sekaligus.

    Kempat putra-putri terbaik asal Ibnu Rusyd Kotabumi itu yakni Bima Arya Arghani kelas IV yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam kategori lomba menyanyi solo lagu daerah dan berhak mewakili Lampung Utara pada kejuaraan tingkat provinsi.

    Pada kategori mendongeng, Thania Rhamadani Harisma kelas V tampil memukau dan berhak atas juara I mengungguli peserta lainnya.

    Sedangkan ada kategori menulis cerita, Alfira Famela Abung kelas IV berhasil meraih juara II, disusul duo mimer Harya Patih Fawwaz dan Ahmad Hafis Adami yang berhasil duduk diperingkat III pada kategori Pantomim.

    Prestasi membanggakan yang diraih itu, berkat ketekunan para siswa berlatih dibawah arahan dewan guru dan mentor.

    “Alhamdulillah sekolah kita terus menjaga tradisi sebagai sekolah berprestasi di ajang O2SN dan FLS3N. Tahun ini anak-anak mampu membuktikan buah manis atas ketekunan berlatih dan berhasil jadi juara,” kata Kepala SD Islam Ibnu Rusyd, Sri Puji Astuti, Kamis, 29 Mei 2025.

    Dirinya mengapresiasi atas prestasi gemilang yang direngkuh anak didiknya pada kejuaraan bergengsi antar sekolah se-kabupaten Lampung Utara.

    Menurutnya, tidak ada yang mustahil jika mau berusaha dan berani tampil mengasah keterampilan serta pengembangan potensi diri dibawah arahan SDM yang berkompeten.

    “Dukungan moril keluarga juga menjadi poin utama keberhasilan anak dalam mengejar prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik,” ujarnya.

    Kendati demikian, setiap anak tak boleh terlena dan berpuas diri atas prestasinya hari ini. Kedepan tantangan dan persaingan dalam kompetisi akan semakin ketat.

    Oleh karena itu, sambung dia, siswa berprestasi ini akan terus diberikan pembinaan untuk terus meningkatkan skill dan kemampuan.

    “Karena mempertahankan prestasi akan lebih sulit, dibandingkan meraihnya. Jangan berpuas diri, terus berlatih dan berlatih agar semakin berkembang,” katanya.

    (Zaki Abta Permana)

  • Waspada Sejak Dini! Kesbangpol Lampura Kumpulkan Kekuatan Lewat Rapat Strategis Forum Kewaspadaan Masyarakat

    Waspada Sejak Dini! Kesbangpol Lampura Kumpulkan Kekuatan Lewat Rapat Strategis Forum Kewaspadaan Masyarakat

    Kesbangpol Lampura Kukuhkan Peran FKDM, Mat Soleh: Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Ancaman

    Lampung Utara — Upaya memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan bencana di wilayah Lampung Utara semakin nyata. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Utara, Mat Soleh, memimpin langsung rapat perdana Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tahun 2025, yang digelar di ruang rapat Kesbangpol pada Rabu, 7 Mei 2025.

    Dalam pemaparannya, Mat Soleh menjelaskan bahwa pembentukan FKDM merujuk pada regulasi nasional, yakni Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah dan Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 sebagai perubahannya. Juga diperkuat dengan SK Bupati Lampung Utara Nomor 8/47/33-4U/HK/2024.

    “Forum ini dibentuk mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. Tujuannya jelas: menjaring, menampung, dan menyampaikan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman, baik berupa bencana alam, konflik sosial, maupun gangguan lainnya,” ungkapnya.

    Mat Soleh menambahkan, FKDM juga berperan memberikan rekomendasi kepada Bupati dan Kepala Kesbangpol dalam merumuskan kebijakan terkait kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai indikasi ancaman yang mungkin muncul.

    Meski telah memiliki aplikasi pemantauan bernama “Sigercep” yang tersedia di PlayStore, Mat Soleh mengakui masih terdapat kendala teknis seperti kurangnya operator di tingkat desa dan wilayah “blank spot” yang minim akses sinyal.

    Sementara itu, Ketua FKDM Lampung Utara, Nasril Subandi, menegaskan bahwa hasil dari rapat perdana ini akan disusun dalam notulen dan disampaikan ke Bupati untuk ditindaklanjuti dalam lingkup kebijakan yang lebih luas.

    “Kami akan mendorong pembentukan FKDM hingga ke tingkat desa. Ini langkah penting untuk memperkuat deteksi dini dan menjaga stabilitas Kamtibmas di semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

    Sebagai informasi, struktur keanggotaan FKDM terdiri dari unsur masyarakat luas, meliputi organisasi masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga elemen-elemen strategis lainnya yang peduli terhadap ketahanan wilayah.

  • Soal Polemik PT Kencana Acidindo Perkasa, LSM KP3 Desak Bupati Ambil Langkah Tegas

    Soal Polemik PT Kencana Acidindo Perkasa, LSM KP3 Desak Bupati Ambil Langkah Tegas

    LAMPUNG UTARA – Polemik keberadaan PT Kencana Acidindo Perkasa yang tengah menggarap lahan eks HGU PT Jalaku di Lampung Utara tuai sorotan dari elemen masyarakat.

    Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Pemantau Pelaksanaan Pembangunan, Nasril Subandi mengatakan pihaknya sudah sejak lama melakukan investigasi lapangan guna menyusun kajian atas keberadaan PT KAP yang diduga kuat tak mengantongi izin dari Pemkab setempat.

    Sebab, lahan ribuan hektare itu telah berpindah tangan dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya.

    Berdasarkan data yang didapatkan saat melakukan investigasi, PT Tandiary lebih dulu mengelola beberapa bagian lahan HGU disana dengan komoditi diantaranya singkong dan sorgum.

    Dalam perjalanannya, pihak perusahaan Tandiary menarik diri dan digantikan oleh PT Kencana Acidindo Perkasa alias PT KAP yang hingga hari ini masih bebas melakukan aktivitas diatas lahan eks PT Jalaku.

    “Kajian kami terhadap PT KAP pada akhirnya terbukti. Hal itu dikuatkan oleh pernyataan Pemkab Lampung Utara melalui Bapenda bahwa perusahaan ini selama beroperasi tidak pernah bayar pajak ke daerah,” ungkap Nasril kepada media ini, Rabu, 16 April 2025.

    Bahkan, kata dia, Dinas Perkebunan dan Peternakan pun telah mengakui tidak pernah mengeluarkan rekomendasi teknis untuk perusahaan tersebut.

    “Dengan artian PT KAP ini telah melanggar aturan yang ada di Lampung Utara, inilah salah satu bukti atas kebocoran PAD karena perusahaan tidak pernah membayar pajak retribusi, diantaranya yaitu soal pajak parkir, pajak reklame, dan pajak air bawah tanah,” ujarnya.

    Oleh karena itu, dirinya mendorong Pemkab Lampung Utara untuk segera mengambil langkah tegas agar persoalan ini tidak lagi terjadi dikemudian hari.

    “Kita mau perusahaan yang ada di Lampung Utara sehat secara administrasi dan taat akan pajak demi pembangunan daerah,” tuturnya.

    “Berikan sanksi tegas kepada oknum perusahaan yang coba-coba mengemplang pajak dan tidak mau berkontribusi dalam menjalankan roda perekonomian di Bumi Ragem Tunas Lampung,” tegasnya.

    Soal dugaan pembiaran terhadap perusahaan yang selama ini menggarap lahan eks HGU PT Jalaku, Bupati Lampung Utara harus tegas dalam menyikapi persoalan ini.

    Sejak 2019 lalu lahan ribuan hektare disana sudah dikembalikan secara otomatis kepada negara dalam hal ini Pemkab Lampung Utara dikarenakan sampai ini belum ada persetujuan perpanjangan HGU atas lahan yang kini tengah ditanami tebu oleh perusahaan grup Bumi Waras tersebut.

    “Pak Bupati harus tanggap, kami mendesak agar Bupati dan jajarannya untuk segera mengambil langkah tegas dan aksi nyata, agar tidak ada lagi kebocoran PAD yang berdampak pada pembangunan daerah,” tandasnya.
    Laporan : ZAKI ABTA PERMANA

  • Rapat Beton Diresmikan, Pemdes Pekurun Fokus Pembenahan Infrastruktur

    Rapat Beton Diresmikan, Pemdes Pekurun Fokus Pembenahan Infrastruktur

    Laporan : ZAKI ABTA PERMANA

    LAMPUNG UTARA – Kecamatan Abung Pekurun resmikan hasil pembangunan jalan Rabat Beton oleh Pemerintah Desa Pekurun yang kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa setempat.

    Camat Abung Pekurun, Hantara didampingi BPD dan pendamping desa kecamatan mengatakan pembangunan Rabat Beton yang bersumber dari Dana Desa sepanjang 246 meter itu telah rampung tahun ini.

    “Setelah dilakukan pemeriksaan dan monitoring, hari ini Pemdes Pekurun melakukan serah terima kepada masyarakat melalui perwakilannya di Badan Permusyawaratan Desa,” kata Hantara, disela-sela kegiatan, Kamis 20 Maret 2025.

    Pihaknya mengapresiasi kinerja Pemdes dalam menjalankan program desa membangun yang setiap tahunnya menunjukkan progres kemajuan menuju desa mandiri.

    “Hal seperti ini yang kita harapkan, desa itu setiap tahunnya harus ada peningkatan. Pemerataan pembangunan desa harus dikedepankan, agar masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan infrastruktur di desa,” ujar dia.

    Sementara itu, Kepala Desa Pekurun, Paiman mengaku pihaknya kini tengah berfokus membangun desa dengan berbagai program. Mulai dari yang dibiayai oleh Dana Desa, maupun menjemput program lewat aspirasi dan program daerah.

    “Pembangunan tidak berhenti disini saja, masih banyak program (pembangunan) yang harus kami kejar untuk dibawa masuk ke desa,” tutur Paiman.

    “Kita fokus ke peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan di desa Pekurun. Sesuai dengan keinginan masyarakat yang kini menginginkan jalan-jalan di desa bisa mulus kembali,” timpalnya lagi.

    Terpisah, Rudi Hartono (53), warga setempat bersyukur jalan di lingkungannya kini telah diperbaiki. Sebelumnya jalan tersebut memang sudah diajukan saat musyawarah di balai desa, dan Kades berkomitmen akan segera merealisasikan pembangunan.

    “Kita ajukan saat musyawarah, Alhamdulillah Pak Kades cepat tanggap dan langsung di respon dengan melakukan pembangunan. Sekarang jalan kami mulus, dan pembangunannya ini sangat bermanfaat bagi kami disini,” tutur dia.

  • Aklamasi, Bakri Apriyadi Brades Nakhodai Pemuda Muhammadiyah Lampung Utara

    Aklamasi, Bakri Apriyadi Brades Nakhodai Pemuda Muhammadiyah Lampung Utara

    LAMPUNG UTARA (Vibrasi News) – Estafet kepemimpinan organisasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Lampung Utara berganti. Bakri Apriyadi Brades secara aklamasi terpilih menggantikan Zuheri sebagai ketua periode 2024-2028.

    Keputusan itu didapat setelah dilaksanakannya musyawarah daerah (Musda) dengan dihadiri langsung oleh Ketua PWPM Lampung, Muhtadli beserta jajarannya di sekretariat Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) kabupaten setempat, Jumat, 21 Maret 2025.

    Ketua PWPM Lampung, Muhtadli mengatakan dengan terpilihnya Ketua PDPM di Lampura Periode 2024-2028 dapat memberikan dampak yang positif terhadap pemuda muhammadiyah agar kedepan bisa menjadi lebih baik lagi.

    “Semoga kedepan PDPM Lampura bisa menjadi organisasi yang unggul dan tangguh, serta mampu membawa pencerahan bagi umat khususnya di Lampung Utara,”ucapnya.

    Menurut dia, Bakri Apriyadi Brades merupakan satu diantara banyaknya kader Muhammadiyah terbaik di Lampura, namun dalam kesempatan kali ini, Bakri menjadi satu-satunya sosok yang ideal untuk memimpin Pemuda muhammadiyah Lampura.

    Sementara itu, Ketua PDPM Lampung Utara terpilih, Bakrie Apriyadi Brades menjelaskan bahwa terpilihnya menjadi ketua merupakan kemenangan bersama dalam membesarkan Pemuda Muhammadiyah di Lampura.

    Sehingga, kata dia, diperlukan kekompakan dan kebersamaan untuk mengibarkan panji-panji Pemuda Muhammadiyah di kabupaten berjuluk Bumi Ragem Tunas Lampung.

    “Mari bersama sama kita bergandengan tangan untuk membesarkan Pemuda Muhammadiyah Lampura, sehingga organisasi ini dapat memberikan kontribusi nyata untuk kabupaten kita tercinta,” ujarnya.

    Ditempat yang sama, Ketua Demisioner PDPM Lampung Utara, Zuheri mengucapkan selamat kepada ketua terpilih, dirinya berharap kedepan sosok Bakri Apriyadi Brades mampu menjalankan tugas dan amanah sesuai dengan visi misi organisasi.

    “Sekali lagi, saya ucapkan selamat, semoga bisa menjalankan tugas dan amanah yang telah diberikan,” tuturnya.

  • Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

    Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

    Jakarta – Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil.

    Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama.

    Marinus disokong oleh Septian David Maulan yang tepat ada di belakang. Sementara itu, Osvaldo Haay dan Saddil Ramdani bertugas sebagai penyisir sisi kanan dan kiri.

  • Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    Jumat (8/9) pagi ini, sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta.

    Kepolisian Sektor Metro Menteng telah bersiaga dibantu aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Ada 3 aliansi masyarakat yang telah melayangkan surat pemberitahuan menggelar aksi di depan Kedubes Myanmar dengan perkiraan massa mencapai 700 orang.

    Skema pengamanan tetap memprioritaskan keamanan di sekitar kantor Kedubes Myanmar. Namun, jika eskalasi demo meningkat, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Menteng.

  • Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, masih ada lima warga negara Indonesia ( WNI) yang disandera oleh teroris Kelompok Abu Sayyaf di Filipina, setelah dua orang berhasil dibebaskan pada Kamis (7/9/2018).

    Koordinasi terus dilakukan dengan Pemerintah Filipina. Pembebasan terhadap lima orang sandera tersisa tengah diupayakan.

  • Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Oleh Soleh menyatakan, pihaknya siap berjihad ke Myanmar untuk membela Rohingya jika hal itu bisa dilakukan.

    Hal itu untuk menepis anggapan bahwa warga Nahdlatul Ulama dan juga kader PKB kurang keras terkait krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

    “Ada pihak lain yang menganggap bahwa NU kurang keras, PKB kurang keras. Kalau mau jihad ke sana ayo aja. Cuma persoalannya bisa nggak? Kan nggak bisa. Ini jalur lintas negara, lintas diplomatik, lintas aturan,” kata Oleh kepada Kompas.com, Jumat (8/9/2017).

    Menurut Oleh, dalam menghadapi krisis kemanusiaan, hal yang harus diutamakan adalah nahi munkar bil maruf, yakni melawan kejahatan dengan kebaikan. Banyak cara dilakukan untuk membantu muslim Rohingya, salah satunya dengan memberikan bantuan semampunya.

  • Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya

    Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya

    Jakarta – Giring Ganesha alias Giring ‘Nidji’ mantap memutuskan terjun ke dunia politik melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Untuk merayakannya, Giring menggelar syukuran di kediamannya, Pondok Pinang, Jaksel.

    Acara ini digelar di kediaman Giring, Jl Deplu Raya, Perumahan Pinang Residence, Pondok Pinang, Jaksel, Jumat (8/9/2017). Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka serta keluarga Giring dan kerabatnya. Acara syukuran ini digelar secara sederhana.

    Dalam acara ini, istri Giring, Cynthia Riza, menceritakan awal mula sang suami terjun ke dunia politik. Ia mengatakan, Giring ingin terjun ke dunia politik karena terinspirasi Presiden Joko Widodo.

    “Pagi-pagi langganan koran, baca, up to date soal politik. Kalau di rumah Ibu, di meja makan pasti diomongin politik. Sudah nggak asing lagi buat Mas Giring politik,” kata Cynthia.