Kategori: Berita

  • Launching Program MBG Dapur Twin: Upaya Penuhi Gizi Anak Lampung Utara

    Launching Program MBG Dapur Twin: Upaya Penuhi Gizi Anak Lampung Utara

    Lampung Utara, 29 Agustus 2025  | Vibrasi News.com

    — Pemerintah Kabupaten Lampung Utara resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Twin, Kelapa Tujuh 2 Yayasan Sholawatul Falah. Acara peluncuran yang dipusatkan di SMK Negeri 1 Kotabumi ini menjadi penanda kuat komitmen pemerintah dalam memperjuangkan masa depan generasi muda melalui pemenuhan gizi yang layak.

     

    Program ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Transmigrasi (DPMDT), Maspardan, S.H. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kecukupan gizi sebagai fondasi utama bagi kualitas belajar anak.

     

    “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Lampung Utara mendapat haknya untuk tumbuh dengan sehat. Program MBG adalah langkah konkret untuk mendukung kualitas pendidikan dan masa depan mereka,” ujar Maspardan.

     

    Pelaksanaan Program MBG dirancang agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar. Pembagian makanan bergizi dilakukan secara bertahap saat jam istirahat, dengan sistem distribusi yang telah diatur agar tidak mengganggu konsentrasi siswa di kelas.

     

    turut hadir dalam acara ini, antara lain:

    Kapolres Lampung Utara, Dedi Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si, Dandim Lampung Utara, Letkol Inf. Roni Faturahman, Kepala Dinas Kesehatan, Oktaviani, SKM, Kepala Dinas Pendidikan, Sukatno, S.H., M.H, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ina Sulistya, S.P, Plt Kepala SMK Negeri 1 Kotabumi, Sulistyani, S.Pd, SPPG Yayasan Sholawatul Falah, Nafie Lowilu Kasim.

     

    Plt Kepala SMK Negeri 1 Kotabumi, Sulistyani, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peluncuran program tersebut.

     

    “Program ini sangat membantu siswa kami, terutama yang berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi terbatas. Ini sejalan dengan semangat kami dalam membimbing mereka menyongsong visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

     

    Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah siap menjalankan amanat Bupati Lampung Utara, khususnya terkait teknis distribusi makanan bergizi agar tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar.

     

    Peluncuran Program MBG ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan di Lampung Utara, melalui sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan elemen masyarakat.

     

    Redaksi

  • Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi, Diduga Di Back-Up Oknum Kanit Reskrim Lingga Bayau

    Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi, Diduga Di Back-Up Oknum Kanit Reskrim Lingga Bayau

    Mandailing Natal, Jum’at 29 Agustus 2025 | Vibrasinews.com

    Keberadaan pertambangan emas ilegal menggunakan alat berat dan mesin diesel (dompeng) hingga kini terus beroperasi. Beroperasinya tambang emas ilegal ini diduga akibat dibackup Okmun Kinit Reskrim Lingga Bay Berenisil( i.i)

    Seperti keberadaan tambang emas ilegal di Dusun Batang Lobung Desa Pulo Padang Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal, informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, Jumat (29/825) mereka para penambang tetap beroperasi karena dibackup Oknum Kanit Reskrim Lingga baya Bertugas di Polsek Linggau Bayu Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal Sumut

    Diketahui, dilokasi tersebut ada satu unit alat berat (excavator) yang beroperasi. Alat tersebut merupakan milik salah satu pengusaha tambang yang ada di wilayah tersebut.

    Pengusaha tambang emas ilegal itu berinisial O L dan satu lagi rekanannya S T G. Mereka bebas beroperasi merusak dan mengeruk butiran emas yang ada di lokasi itu tanpa takut berurusan dengan hukum.

    Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya menyebut, O L dan S T G ini menambang dilokasi tersebut dengan begitu bebas tanpa ada sedikitpun rasa takut kepada hukum karena memiliki backing aparat di Kecamatan Linggabayu.

    “Mereka tidak takut dan secara terang terangan melakukan penambangan emas tanpa izin dilokasi itu, karena dari info dan cerita ditengah tengah masyarakat mereka itu selalu anggar anggar backing,” terangnya.

    Tewas. Antara lain Sebagai Berikut:

    1. Pada 15 Mei 2025, Ahmad Mudo Harahap (48) warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Muara Batang Gadis meninggal dunia akibat tertimpa material tanah dilahan tambang emas di wilayah Aekorsik, Desa Tagilang Julu, Kecamatan Muara Batang Gadis.

    2. Pada 22 Mei 2025, Maradongan (55) warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Lingga Bayu, juga tewas tertimbun material longsor di lokasi tambang emas Bulu Cino.

    3. Abi Kholifah (25), warga Desa Ampung Siala, Kecamatan Batang Natal, yang tewas tertimbun material tanah pada tambang emas tanpa izin pada Minggu, 25 Mei 2025.

    4. Diketahui tanggal 15 Juni seorang penambang emas bernama Rokman ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah dan batu di lokasi tambang ilegal di Dusun Pulo Padang, Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu.

    Menurut keterangan warga korban tewas tertimbun material longsor pada Jumat (13/6/2025) dilokasi Tambang.

    5. Adalah Dua Bocah Murid SD Tewas Dikolam Eks Tambang Bernama Regina (10) dan Sopiah (9) tewas Tenggelam di Kolam Bekas Tambang Ilegal Desa Rantobi, kamis (29/5/2025)

    6. DLL. Hal Ini Telah Menjadi Sorotan SEMUA ORANG Dan Menjadi VIRAL Korban Tewas Pada Lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

    Di Wilayah Mandailing Natal .

    Red

  • Oknum Kepala Desa Batu Raja Diduga Korupsi Dana Bansos Bedah Rumah Ditahan Kejari Pesawaran

    Oknum Kepala Desa Batu Raja Diduga Korupsi Dana Bansos Bedah Rumah Ditahan Kejari Pesawaran

    Pesawaran, Kepala Desa Batu Raja Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Amrullah akhirnya di tangkap kejaksaan Negri kabupaten setempat, gegara dugaan,melakukan potongan bantuan bedah rumah Propinsi lampung melalui Dinas perumahan dan Kawasan Permukiman(Perkim).

    Kepala kejari pesawaran Tandy Mualim, S, H, M, H menerangkan Amrullah ditahan karena Dana bantuan dari pemerintah Propinsi lampung, kemudian dana tersebut di kirim oleh Perkim lampung kepada dua toko bangunan yang telah ditunjuk oleh Pemprov.

    ‘Satu rumah itu mendapatkan bantuan sebesar rp 18 juta untuk matrial dan rp 2juta untuk ongkos tukang, saat pencairan dana tahap pertama untuk 63 rumah di desa baturaja, tersangka Amrulah ini mendatangi pemilik tokoh bangunan dan meminta uang sebesar sebesar 150 juta, karena tersangka meras ada andil dirinya dalam mengurus bantuan beda rumah tersebut “, kata Tandy di kantor kejari pesawaran rabu (18/6/2025) .

    Kemudian kata kejari di bulan November tahun 2023,tahap kedua kembali cair dana tersebut, tersangka kembali mendatangi dua toko bangunan tersebut dan meminta uang dengan nominal rp 100 juta.

    “, Akibatnya kerugian Negara mencapai Rp 250 juta”, sebutnya.

    Dikatakan nya, setelah itu ketika warga yang mendapat bantuan bedah rumah hendak mengambil bahan matrial, pemilik toko tidak memperbolehkan  karena uang tersebut sudah habis.

    “, karena tidak bisa mengambil bahan matrial, akhirnya bantuan bedah rumah yang di berikan oleh pemerintah tidak maksimal dalam pengerjaanya, karena adanya pemotongan dana yang dilakukan oleh kades tersebut, sehingga di lakukan penyelidikan, ujarnya.

    Menurutnya, guna mempermudah melakukan penyelidikan lebih lanjut, tersangka sudah di lakukan penahan selama 20 hari kedepan di rumah tahan(Rutan) way hui Bandar Lampung.

    Tersangka ini telah melanggar undang undang pasal 2 ayat, 1,pasal 3 dan kemudian pasal 12 huruf E, terkait undang undang tindak pidana korupsi, dan saat ini kami masih menetapkan kades saja sebagai tersangka, pungkasnya,” Paisal.

  • Helda Ibu Korban Lapor Polisi Diduga Putranya Jadi Korban Pemerasan

    Helda Ibu Korban Lapor Polisi Diduga Putranya Jadi Korban Pemerasan

    Lampung Utara – Bili (13) seorang bocah laki-laki yang saat ini masih bersekolah kelas VI di salah satu sekolah Dasar yang berada di wilayah Kecamatan Bukit kemuning diduga menjadi korban pemerasan.

    Hal bermula dari pengakuan Bili yang saat itu mengaku bahwa ia tengah menghisap rokok di sebuah rumah dilingkungan 2 Kelurahan Bukit kemuning Kecamatan Bukit kemuning yang pada saat itu di abadi kan melalui video record oleh “AR” yang juga merupakan temannya dan diduga menjadi sarana untuk melakukan pemerasan.

    Menurut disampaikan korban Bili (13) saat dikonfirmasi,

    “saya pernah merokok terus di video kan dengan “Ar”,dan waktu ketemu lagi di tempat yang sama datang “Tr” bawa minuman yang dibelinya trus datang “Ar” dan “Jv” ,saya disuruh minum saya ngak mau, tapi kata nya kalau ngak mau minum dan membelikan rokok bull dengan uang rp.30 ribu vidio saya sedang merokok waktu itu akan disebar dan di kirimkannya ke ibu saya”jelas Bili.

    Diduga karna dibawah tekanan dan rasa takut menurut pengakuan Bili akhirnya dia terpaksa meminum minuman tersebut yang diduga minuman tersebut telah menyebabkan ia mabuk, miris nya “Ar” kembali memvideokan dan meng share vidio tersebut.

    Mengetahui hal terjadi kepada putranya Helda orang tua korban melapor ke Polsek Bukit kemuning, atas pertimbangan mengingat yang bersangkutan masih usia dibawah umur telah dilakukan upaya untuk menyelesaikan hal tersebut secara kekeluargaan.

    Dari mediasi dilakukan selama dua hari
    secara bersama turut dihadiri Kapolsek Bukit kemuning AKP.Edi Juarsyahidin, Bhabinkamtibmas, Babinsa juga seluruh yang bersangkutan (pertama mediasi di Polsek Bukit kemuning Selasa 24 Juni 2025 dan mediasi kedua bertempat di Aula kelurahan Bukit kemuning Rabu 25 Juni 2025 ) tidak menemui kesepakatan menyelesaikan secara kekeluargaan.

    Menemukan jalan buntu Helda (34) orang tua Bili (13) yang merasa telah dirugikan atas apa yang terjadi dengan putranya melaporkan hal tersebut ke Polres Lampung Utara.

    Saat dikonfirmasi selaku orang tua Helda (34) mengatakan,

    “Saya telah melaporkan hal tersebut ke Polres Lampung Utara dan sudah saya terima Surat Tanda Penerimaan Laporan ( STPL) demi menuntut keadilan untuk anak saya,saat ini laporan tersebut masih dalam proses penanganan Polres Lampung Utara,”
    Ujar Helda.

    Dikatakan Helda bahwa ia berharap secepatnya laporan tersebut dapat diproses dan mengharapkan keadilan untuk putranya.

    Ditambahkan Helda dalam keterangannya,

    “Sebelumnya telah dilakukan upaya untuk mediasi pertama mediasi bertempat di SPKT Polsek Bukit kemuning dan yang kedua bertempat di Aula kantor Kelurahan Bukit kemuning yang dihadiri Kapolsek Bukit kemuning,Lurah Bukit kemuning, Bhabinkamtibmas, Kepala lingkungan 2 bukit kemuning,RT setempat dan seluruh pihak yang terkait hal tersebut. Namun dari mediasi dilakukan tidak ditemukan kesimpulan kesepakatan berdamai secara kekeluargaan,justru saya merasa disudutkan perihal permasalahan yang menimpa putra saya dan saya sebagai orang tua dari Billi memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Lampung Utara.”pungkasnya. (***)

  • Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Ikuti Ujian Tasmi’ Qur’an

    Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Ikuti Ujian Tasmi’ Qur’an

    LAMPUNG UTARA – Sekolah dasar (SD) Islam Ibnu Rusyd Kotabumi gelar Ujian Tasmi’ Qur’an sekali duduk Juz 24-30 angkatan IV tahun ajaran 2024/2025.

     

    Mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Raih Masa Depan Yang Gemilang” YPI Ibnu Rusyd Kotabumi makin memantapkan diri sebagai rujukan sekolah yang terus mengedepankan penanaman aqidah pada anak sejak dini.

     

    Ketua Yayasan, Zainul Arifin melalui Kepala SDI Ibnu Rusyd Kotabumi, Sri Puji Astuti mengaku puas atas capaian kinerja para tenaga pendidik yang selama ini dengan penuh semangat dan kesabaran mendidik para tahfidz. Atas dedikasi itu, hari ini para tahfidz terbukti mampu lulus dalam ujian Tasmi’ Qur’an.

     

    “Alhamdulillah, buah hati kita mampu melantunkan ayat-ayat Qur’an dengan fasih dan hafal tanpa ada kesalahan. Ujian Tasmi’ ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kemampuan anak-anak menghafal Qur’an di depan penguji,” kata dia, kepada media ini, Kamis, 29 Mei 2025.

     

    Meski begitu, dirinya berpesan pada tahfidz cilik untuk tidak cepat berpuas diri. Hafalan yang sudah dikuasai untuk terus dilafazkan setiap shalatnya.

     

    “Supaya tidak lupa dengan hafalannya, anak-anak kita pesankan agar setiap sholat bisa membaca surah yang dihafal. Supaya kualitas hafalan dan bacaannya semakin meningkat,” ujarnya.

     

    Berangkat dari itu, dirinya mengingatkan agar para wali murid tak perlu ragu untuk menitipkan dan menyekolahkan buah hatinya di SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi yang sejak tahun 90’an telah berhasil melahirkan lulusan terbaik dengan akhlak yang baik.

     

    “Menanamkan aqidah pada anak sejak dini sangat penting untuk membangun pondasi iman yang kokoh. Bapak ibu tidak perlu ragu untuk menyekolahkan anaknya disini,” tuturnya.

     

    Sementara itu, RA. Habibie salah satu wali murid yang baru saja mengantarkan buah hatinya mengikuti wawancara siswa baru mengaku sudah sejak lama mengagumi kualitas pendidikan disana.

     

    Buah hatinya merupakan lulusan TK/RA yang juga bernaung di yayasan Ibnu Rusyd Kotabumi. Kini setelah kelulusan, Ia memantapkan diri untuk menitipkan buah hatinya bersekolah disana kembali.

     

    “Selain biaya yang terjangkau, mutu (kualitas) pendidikan di Ibnu Rusyd sangat bagus. Kebetulan anak saya lulusan TK dari sana juga, jadi sudah mengenal lingkungan sekolah dengan baik,” katanya.

    (Zaki Abta Permana)

  • Torehkan Prestasi Gemilang, Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Curi Panggung Kejuaraan FLS3N

    Torehkan Prestasi Gemilang, Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi Curi Panggung Kejuaraan FLS3N

    LAMPUNG UTARA – Siswa SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi torehkan prestasi membanggakan pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten tahun 2025.

    Juara I – III disabet oleh empat siswa perwakilan SD Islam Ibnu Rusyd Kotabumi dalam empat kategori sekaligus.

    Kempat putra-putri terbaik asal Ibnu Rusyd Kotabumi itu yakni Bima Arya Arghani kelas IV yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam kategori lomba menyanyi solo lagu daerah dan berhak mewakili Lampung Utara pada kejuaraan tingkat provinsi.

    Pada kategori mendongeng, Thania Rhamadani Harisma kelas V tampil memukau dan berhak atas juara I mengungguli peserta lainnya.

    Sedangkan ada kategori menulis cerita, Alfira Famela Abung kelas IV berhasil meraih juara II, disusul duo mimer Harya Patih Fawwaz dan Ahmad Hafis Adami yang berhasil duduk diperingkat III pada kategori Pantomim.

    Prestasi membanggakan yang diraih itu, berkat ketekunan para siswa berlatih dibawah arahan dewan guru dan mentor.

    “Alhamdulillah sekolah kita terus menjaga tradisi sebagai sekolah berprestasi di ajang O2SN dan FLS3N. Tahun ini anak-anak mampu membuktikan buah manis atas ketekunan berlatih dan berhasil jadi juara,” kata Kepala SD Islam Ibnu Rusyd, Sri Puji Astuti, Kamis, 29 Mei 2025.

    Dirinya mengapresiasi atas prestasi gemilang yang direngkuh anak didiknya pada kejuaraan bergengsi antar sekolah se-kabupaten Lampung Utara.

    Menurutnya, tidak ada yang mustahil jika mau berusaha dan berani tampil mengasah keterampilan serta pengembangan potensi diri dibawah arahan SDM yang berkompeten.

    “Dukungan moril keluarga juga menjadi poin utama keberhasilan anak dalam mengejar prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik,” ujarnya.

    Kendati demikian, setiap anak tak boleh terlena dan berpuas diri atas prestasinya hari ini. Kedepan tantangan dan persaingan dalam kompetisi akan semakin ketat.

    Oleh karena itu, sambung dia, siswa berprestasi ini akan terus diberikan pembinaan untuk terus meningkatkan skill dan kemampuan.

    “Karena mempertahankan prestasi akan lebih sulit, dibandingkan meraihnya. Jangan berpuas diri, terus berlatih dan berlatih agar semakin berkembang,” katanya.

    (Zaki Abta Permana)

  • Waspada Sejak Dini! Kesbangpol Lampura Kumpulkan Kekuatan Lewat Rapat Strategis Forum Kewaspadaan Masyarakat

    Waspada Sejak Dini! Kesbangpol Lampura Kumpulkan Kekuatan Lewat Rapat Strategis Forum Kewaspadaan Masyarakat

    Kesbangpol Lampura Kukuhkan Peran FKDM, Mat Soleh: Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Ancaman

    Lampung Utara — Upaya memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan bencana di wilayah Lampung Utara semakin nyata. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Utara, Mat Soleh, memimpin langsung rapat perdana Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tahun 2025, yang digelar di ruang rapat Kesbangpol pada Rabu, 7 Mei 2025.

    Dalam pemaparannya, Mat Soleh menjelaskan bahwa pembentukan FKDM merujuk pada regulasi nasional, yakni Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah dan Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 sebagai perubahannya. Juga diperkuat dengan SK Bupati Lampung Utara Nomor 8/47/33-4U/HK/2024.

    “Forum ini dibentuk mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. Tujuannya jelas: menjaring, menampung, dan menyampaikan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman, baik berupa bencana alam, konflik sosial, maupun gangguan lainnya,” ungkapnya.

    Mat Soleh menambahkan, FKDM juga berperan memberikan rekomendasi kepada Bupati dan Kepala Kesbangpol dalam merumuskan kebijakan terkait kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai indikasi ancaman yang mungkin muncul.

    Meski telah memiliki aplikasi pemantauan bernama “Sigercep” yang tersedia di PlayStore, Mat Soleh mengakui masih terdapat kendala teknis seperti kurangnya operator di tingkat desa dan wilayah “blank spot” yang minim akses sinyal.

    Sementara itu, Ketua FKDM Lampung Utara, Nasril Subandi, menegaskan bahwa hasil dari rapat perdana ini akan disusun dalam notulen dan disampaikan ke Bupati untuk ditindaklanjuti dalam lingkup kebijakan yang lebih luas.

    “Kami akan mendorong pembentukan FKDM hingga ke tingkat desa. Ini langkah penting untuk memperkuat deteksi dini dan menjaga stabilitas Kamtibmas di semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

    Sebagai informasi, struktur keanggotaan FKDM terdiri dari unsur masyarakat luas, meliputi organisasi masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga elemen-elemen strategis lainnya yang peduli terhadap ketahanan wilayah.

  • Soal Polemik PT Kencana Acidindo Perkasa, LSM KP3 Desak Bupati Ambil Langkah Tegas

    Soal Polemik PT Kencana Acidindo Perkasa, LSM KP3 Desak Bupati Ambil Langkah Tegas

    LAMPUNG UTARA – Polemik keberadaan PT Kencana Acidindo Perkasa yang tengah menggarap lahan eks HGU PT Jalaku di Lampung Utara tuai sorotan dari elemen masyarakat.

    Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Pemantau Pelaksanaan Pembangunan, Nasril Subandi mengatakan pihaknya sudah sejak lama melakukan investigasi lapangan guna menyusun kajian atas keberadaan PT KAP yang diduga kuat tak mengantongi izin dari Pemkab setempat.

    Sebab, lahan ribuan hektare itu telah berpindah tangan dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya.

    Berdasarkan data yang didapatkan saat melakukan investigasi, PT Tandiary lebih dulu mengelola beberapa bagian lahan HGU disana dengan komoditi diantaranya singkong dan sorgum.

    Dalam perjalanannya, pihak perusahaan Tandiary menarik diri dan digantikan oleh PT Kencana Acidindo Perkasa alias PT KAP yang hingga hari ini masih bebas melakukan aktivitas diatas lahan eks PT Jalaku.

    “Kajian kami terhadap PT KAP pada akhirnya terbukti. Hal itu dikuatkan oleh pernyataan Pemkab Lampung Utara melalui Bapenda bahwa perusahaan ini selama beroperasi tidak pernah bayar pajak ke daerah,” ungkap Nasril kepada media ini, Rabu, 16 April 2025.

    Bahkan, kata dia, Dinas Perkebunan dan Peternakan pun telah mengakui tidak pernah mengeluarkan rekomendasi teknis untuk perusahaan tersebut.

    “Dengan artian PT KAP ini telah melanggar aturan yang ada di Lampung Utara, inilah salah satu bukti atas kebocoran PAD karena perusahaan tidak pernah membayar pajak retribusi, diantaranya yaitu soal pajak parkir, pajak reklame, dan pajak air bawah tanah,” ujarnya.

    Oleh karena itu, dirinya mendorong Pemkab Lampung Utara untuk segera mengambil langkah tegas agar persoalan ini tidak lagi terjadi dikemudian hari.

    “Kita mau perusahaan yang ada di Lampung Utara sehat secara administrasi dan taat akan pajak demi pembangunan daerah,” tuturnya.

    “Berikan sanksi tegas kepada oknum perusahaan yang coba-coba mengemplang pajak dan tidak mau berkontribusi dalam menjalankan roda perekonomian di Bumi Ragem Tunas Lampung,” tegasnya.

    Soal dugaan pembiaran terhadap perusahaan yang selama ini menggarap lahan eks HGU PT Jalaku, Bupati Lampung Utara harus tegas dalam menyikapi persoalan ini.

    Sejak 2019 lalu lahan ribuan hektare disana sudah dikembalikan secara otomatis kepada negara dalam hal ini Pemkab Lampung Utara dikarenakan sampai ini belum ada persetujuan perpanjangan HGU atas lahan yang kini tengah ditanami tebu oleh perusahaan grup Bumi Waras tersebut.

    “Pak Bupati harus tanggap, kami mendesak agar Bupati dan jajarannya untuk segera mengambil langkah tegas dan aksi nyata, agar tidak ada lagi kebocoran PAD yang berdampak pada pembangunan daerah,” tandasnya.
    Laporan : ZAKI ABTA PERMANA

  • Rapat Beton Diresmikan, Pemdes Pekurun Fokus Pembenahan Infrastruktur

    Rapat Beton Diresmikan, Pemdes Pekurun Fokus Pembenahan Infrastruktur

    Laporan : ZAKI ABTA PERMANA

    LAMPUNG UTARA – Kecamatan Abung Pekurun resmikan hasil pembangunan jalan Rabat Beton oleh Pemerintah Desa Pekurun yang kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa setempat.

    Camat Abung Pekurun, Hantara didampingi BPD dan pendamping desa kecamatan mengatakan pembangunan Rabat Beton yang bersumber dari Dana Desa sepanjang 246 meter itu telah rampung tahun ini.

    “Setelah dilakukan pemeriksaan dan monitoring, hari ini Pemdes Pekurun melakukan serah terima kepada masyarakat melalui perwakilannya di Badan Permusyawaratan Desa,” kata Hantara, disela-sela kegiatan, Kamis 20 Maret 2025.

    Pihaknya mengapresiasi kinerja Pemdes dalam menjalankan program desa membangun yang setiap tahunnya menunjukkan progres kemajuan menuju desa mandiri.

    “Hal seperti ini yang kita harapkan, desa itu setiap tahunnya harus ada peningkatan. Pemerataan pembangunan desa harus dikedepankan, agar masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan infrastruktur di desa,” ujar dia.

    Sementara itu, Kepala Desa Pekurun, Paiman mengaku pihaknya kini tengah berfokus membangun desa dengan berbagai program. Mulai dari yang dibiayai oleh Dana Desa, maupun menjemput program lewat aspirasi dan program daerah.

    “Pembangunan tidak berhenti disini saja, masih banyak program (pembangunan) yang harus kami kejar untuk dibawa masuk ke desa,” tutur Paiman.

    “Kita fokus ke peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan di desa Pekurun. Sesuai dengan keinginan masyarakat yang kini menginginkan jalan-jalan di desa bisa mulus kembali,” timpalnya lagi.

    Terpisah, Rudi Hartono (53), warga setempat bersyukur jalan di lingkungannya kini telah diperbaiki. Sebelumnya jalan tersebut memang sudah diajukan saat musyawarah di balai desa, dan Kades berkomitmen akan segera merealisasikan pembangunan.

    “Kita ajukan saat musyawarah, Alhamdulillah Pak Kades cepat tanggap dan langsung di respon dengan melakukan pembangunan. Sekarang jalan kami mulus, dan pembangunannya ini sangat bermanfaat bagi kami disini,” tutur dia.

  • Aklamasi, Bakri Apriyadi Brades Nakhodai Pemuda Muhammadiyah Lampung Utara

    Aklamasi, Bakri Apriyadi Brades Nakhodai Pemuda Muhammadiyah Lampung Utara

    LAMPUNG UTARA (Vibrasi News) – Estafet kepemimpinan organisasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Lampung Utara berganti. Bakri Apriyadi Brades secara aklamasi terpilih menggantikan Zuheri sebagai ketua periode 2024-2028.

    Keputusan itu didapat setelah dilaksanakannya musyawarah daerah (Musda) dengan dihadiri langsung oleh Ketua PWPM Lampung, Muhtadli beserta jajarannya di sekretariat Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) kabupaten setempat, Jumat, 21 Maret 2025.

    Ketua PWPM Lampung, Muhtadli mengatakan dengan terpilihnya Ketua PDPM di Lampura Periode 2024-2028 dapat memberikan dampak yang positif terhadap pemuda muhammadiyah agar kedepan bisa menjadi lebih baik lagi.

    “Semoga kedepan PDPM Lampura bisa menjadi organisasi yang unggul dan tangguh, serta mampu membawa pencerahan bagi umat khususnya di Lampung Utara,”ucapnya.

    Menurut dia, Bakri Apriyadi Brades merupakan satu diantara banyaknya kader Muhammadiyah terbaik di Lampura, namun dalam kesempatan kali ini, Bakri menjadi satu-satunya sosok yang ideal untuk memimpin Pemuda muhammadiyah Lampura.

    Sementara itu, Ketua PDPM Lampung Utara terpilih, Bakrie Apriyadi Brades menjelaskan bahwa terpilihnya menjadi ketua merupakan kemenangan bersama dalam membesarkan Pemuda Muhammadiyah di Lampura.

    Sehingga, kata dia, diperlukan kekompakan dan kebersamaan untuk mengibarkan panji-panji Pemuda Muhammadiyah di kabupaten berjuluk Bumi Ragem Tunas Lampung.

    “Mari bersama sama kita bergandengan tangan untuk membesarkan Pemuda Muhammadiyah Lampura, sehingga organisasi ini dapat memberikan kontribusi nyata untuk kabupaten kita tercinta,” ujarnya.

    Ditempat yang sama, Ketua Demisioner PDPM Lampung Utara, Zuheri mengucapkan selamat kepada ketua terpilih, dirinya berharap kedepan sosok Bakri Apriyadi Brades mampu menjalankan tugas dan amanah sesuai dengan visi misi organisasi.

    “Sekali lagi, saya ucapkan selamat, semoga bisa menjalankan tugas dan amanah yang telah diberikan,” tuturnya.