Aceh Timur 3 Desember 2025|Vibrasi News.com –
Banjir parah melanda Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, menyebabkan kerusakan signifikan dan krisis pangan bagi warga Desa Ara Kundo Cot. Data terbaru menunjukkan sekitar 20 rumah hanyut diterjang banjir, sementara 30 rumah lainnya mengalami kerusakan. Kondisi ini berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga (KK) di desa tersebut.
Warga melaporkan bahwa hingga saat ini, belum ada bantuan yang datang baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Situasi semakin memprihatinkan karena ketersediaan bahan pangan yang sangat terbatas. “Saat ini, kami hanya bisa makan singkong dan pisang rebus,” ujar seorang warga Desa Ara Kundo Cot.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah pakaian dan bahan pangan. Warga sangat berharap pemerintah pusat segera memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka yang terdampak banjir. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dan tindakan cepat dari pihak terkait agar warga Simpang Ulim dapat segera pulih dari dampak banjir.
Disampaikan oleh Badan Advokasi Indonesia Wilayah Aceh Timur bekerjasama dengan Redaksi Media Vibrasi News.com irhamsyah


